Blue Ocean Mindset , Bukan Bersaing Tetapi Berlomba Dalam Kebajikan…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 7391

Lima tahun lalu Harvard Business School Press menerbitkan buku yang legendaris bagi dunia usaha dengan judul Blue Ocean Strategy dan sub judul How To Create Uncontested Market Space and Make the Competition Irrelevant. Buku ini ditulis oleh Chan Kim dan Renee Mauborgne yang keduanya adalah professor di INSEAD.
Inti dari isi buku ini adalah strategy bagi para pelaku usaha untuk bisa keluar dari medan persaingan yang tidak sehat– yang digambarkan sebagai red ocean karena berdarah-darahnya pertempuran di pasar – menuju pasar yang boleh dikatakan tanpa pesaing yang digambarkan sebagai blue ocean – karena tidak adanya setetes-pun darah yang tercecer.
Selain menginspirasi para pelaku dunia usaha; buku ini sebenarnya bisa juga memberi inspirasi bagi para aktifis gerakan sosial, keagamaan dan bahkan pada para ustad dan juru dakwah.
Solusi Pembiayaan Yang Indah : Al-Ijarah Al-Muntahiyah Bi Al-Tamlik (IMBT) Berbasis Dinar
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 10059

Dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Syariah Nasional (DSN), saya sering ikut me-review fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga tersebut - baik ketika sebuah fatwa dipersiapkan maupun penerapan di lapangan dari fatwa-fatwa yang sudah ada sebelumnya.
Ada salah satu fatwa yang dikeluarkan oleh DSN tahun 2002 lalu yang sesungguhnya sangat menarik dan indah bila diterapkan di dunia pembiayaan. Fatwa ini adalah tentang Al-Ijarah Al-Muntahiyah Bi Al-Tamlik (IMBT) yang terjemahan bebas-nya kurang lebih Sewa Untuk Memiliki (SUM) atau dalam bahasa Inggrisnya Rent To Own (RTO).
Bayangkan bila untuk keperluan kerja produktif Anda membutuhkan sekali mobil misalnya; untuk membeli tunai Anda belum memiliki dana yang cukup. Bahkan untuk membeli secara angsuran-pun tabungan Anda belum mencukupi untuk membayar uang muka. Tetapi Anda juga tidak mau untuk menyewa ; karena menyewa ini seperti uang hilang bagi Anda – berapa lama-pun Anda menyewa – Anda tidak bisa memiliki kendaraan yang Anda sewa tersebut.
Lantas apa solusinya ?, IMBT-lah salah satu jawabannya untuk ini. Anda menyewa secara bulanan seperti menyewa kendaraan pada umumnya, tetapi pada akhir periode sewa yang disepakati – pihak yang menyewakan (Misalnya Koperasi BMT Daarul Muttaqiin) memindahkan kepemilikan kendaraan tersebut kepada Anda.
Dan Di Langit Terdapat Rizkimu Dan Apa Yang Dijanjikan Kepadamu…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9369

Ibnu Katsir ketika mentafsirkan ayat yang saya jadikan judul tulisan ini (QS 51:22) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “Dan dilangit terdapat rizkimu…” adalah hujan yang membawa rizki; sedangkan yang dimaksud dengan “Dan Apa yang dijanjikan kepadamu” adalah surga bagi orang-orang yang bertakwa.
Ibnu Katsir yang kitab tafsirnya menjadi rujukan umat seluruh dunia karena kedalaman ilmunya; insyallah jauh lebih besar peluang benarnya ketimbang kelirunya. Lantas mengapa bagi kita yang hidup di Jakarta ini, hujan secara perlahan tetapi pasti dicitrakan sebagai penyebab musibah tahunan yang hari-hari ini melanda – yaitu banjir ?. Pasti yang salah bukan ayat atau tafsirnya; tetapi perilaku kita yang salah dalam mengelola ‘potensi’ rizki dari hujan ini.
Pada tulisan kali ini saya ingin mengajak pembaca untuk mengembalikan pandangan bahwa hujan sebagai sumber rizki – agar kita pandai mengelola dan mensyukuri-nya; bukan sebaliknya memandang hujan sebagai sumber musibah sehingga banyak orang berharap agar hujan tidak turun !.
And The Winner Is….?
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9719

Untuk bisa melihat kinerja uang kertas kita dalam perspektif yang lebih luas, pada kesempatan ini saya ingin menyajikan perkembangan harga emas sampai lima tahun terakhir dilihat dari kaca mata uang Rupiah, US$, Euro dan Yen.
Kita gunakan harga emas dalam mata uang masing-masing – karena harga emas inilah alat ukur yang paling universal dan stabil sepanjang zaman. Kita patut bersyukur bahwasanya dalam 6 – 12 bulan terakhir, mata uang kita jauh lebih perkasa dibandingkan dengan tiga mata uang kuat dunia yaitu US$, Euro dan Yen.
Hal ini dapat kita lihat bahwa diantara empat mata uang yang kita observasi daya belinya terhadap emas; dalam 6 – 12 bulan terakhir harga emas dalam Rupiah-lah yang kenaikannya paling rendah. Dalam Rupiah kenaikan harga emas malah minus atau mengalami penurunan selama 12 bulan terakhir.
Meskipun kita dapat berbangga dengan Rupiah kita dalam jangka pendek, namun kita tetap harus mewaspadai daya beli uang kita ini karena dalam jangka menengah 5 tahun saja Rupiah berkinerja paling lemah bila dibandingkan dengan tiga mata uang kuat dunia Yen, US$ dan Euro tersebut diatas. Dalam timbangan emas, harga emas dunia telah mengalami kenaikan 161% selama lima tahun terakhir bila dibeli dengan Rupiah. Sementara bila dibeli dengan Yen, US$ dan Euro masing-masing hanya mengalami kenaikan 125%, 157% dan 150%.
Barter Di Ekonomi Modern, Mungkinkah…?
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 24832
Dalam sejarah peradaban manusia; penemuan konsep uang sejak sekitar 5,000 tahun lalu oleh bangsa Mesopotamia (3000 SM) merupakan penemuan yang paling penting untuk mempermudah terjadinya perdagangan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain.