Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Setelah seharian berpuasa dan tetap bekerja, dalam kondisi lapar Anda berkendaraan pulang. Di tengah jalan adzan magrib berkumandang sedangkan di kendaraan Anda hanya ada sebotol air putih,  Anda minum habis sebotol air putih tersebut untuk berbuka puasa - sesaat rasa lapar hilang dan Anda segar kembali. Air putih tidak mengandung kalori, karbohidrat, lemak ataupun protein – tetapi kok bisa menghilangkan rasa lapar  ya ?. Oh kalau begitu rasa lapar timbul karena kekosongan perut, begitu diisi (apa saja) maka akan hilanglah rasa lapar itu …?, ternyata tidak juga demikian…!.

Di suatu desa ada kyai mbanyol yang luar biasa cerdik dan pandai, dia mampu berfikir jauh di atas rata-rata orang desa tersebut , bahkan juga mungkin jauh dari rata-rata orang kota sekalipun. Saking pintarnya pak kyai ini, orang desanya menyebut pak kyai ini memilik ilmu laduni. Salah satu kreativitas pak kyai yang ingin saya angkat disini adalah kotak ajaibnya – mirip photo booth yang ada di mal-mal, tetapi keempat sisinya terbuat dari kaca cermin. Lantas untuk apa kotak cermin ini ?, ternyata inilah salah satu karyanya yang sangat efektif untuk membangun karakter para santrinya.

Kalau kita ajukan pertanyaan tersebut di atas kepada pemerintah negeri ini – khususnya via departemen sosial – maka jawabannya sudah muncul di harian Republika hari ini ( 16/07/12) dalam salah satu judul berita di halaman ke 2 “Indonesia Target Sejahtera 2025”. Pertanyaan berikutnya dari rakyat yang awam kayak kita-kita adalah ; “kok lama buanget ya ?” ; “Apakah rakyat sabar menunggu janji sejahtera pada tahun 2025 ?” ; “Apakah tidak mungkin dipercepat ?” ; “ mengapa tidak 2 tahun lagi sejahtera ?” dan segudang pertanyaan lain yang wajar untuk diajukan oleh rakyat yang sudah kelamaan menderita.

Dalam cerita rakyat Yunani kuno dikisahkan suatu hari tiga orang prajurit singgah di perkampungan yang miskin akibat korban perang. Dalam kondisi letih dan lapar mereka sebenarnya berharap ada salah satu dari masyarakat desa tersebut yang bisa memberinya tumpangan untuk isitirahat dan sedikit makanan. Alih-alih mendapatkan pertolongan, yang ada masyarakt desa malah berkeluh kesah tentang problem mereka, kerusakan desa, gagal panennya dan kemiskinan yang melanda. Maka tiga prajurit yang gagah berani ini terpanggil untuk memberi solusi bagi desa yang kehilangan kepemimpinan tersebut.

Seorang laki-laki yang kurang beruntung memiliki istri yang suka berbohong.  Suatu hari sepulang kerja di musim dingin yang sangat dingin, si lelaki menjumpai istrinya tidur di beranda rumahnya. Dia bangunkan istrinya dan bertanya, “Mengapa kamu tidur diluar, di malam yang sangat dingin ini ?”. Istrinya menjawab : “Aku tadi melihat seekor ular besar masuk rumah, aku tidak berani tidur di dalam rumah”. Maka si lelaki masuk rumah dan menyalakan seluruh lampu, melihat ke kolong dan membuka semua tempat-tempat yang tertutup – dia tidak menemukan apa-apa.