Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed

Tidak peduli siapa diri kita, apa yang kita miliki, dalam strata sosial yang mana kita berada – semua memiliki hal yang sama, yaitu untuk memilih apakah kita mau menjadi korban atau menjadi pemenang. Karena semua memiliki haknya untuk memilih ini,  maka tidak jarang kita mendengar cerita heroik perjuangan hidup rakyat jelata – seperti tukang sampah Jakarta yang menghebohkan karena diberitakan di televisi asing misalnya.

Alhamdulillah cukup banyak yang me-respon Quiz ke 3 kami yang kami muat dalam tulisan berjudul  Tiga Hari Dalam Hidup Kita. Pertanyaan dalam quiz tersebut adalah “apa misteri di hari esuk yang kita bisa memperoleh manfaatnya – meskipun kita belum tentu bisa melakukannya !”. Atau kalau disederhanakan bahasanya bisa menjadi “apa yang bisa diambil manfaatnya meskipun belum dilaksanakan ?” , setelah pertanyaannya disederhanakan seperti ini, kemungkinan besar jawabannya akan menjadi mudah yaitu Niat !.

Imam Al Baihaqi dalam kitabnya Syu’ab Al Iman menceritakan sebuah hadits bahwa “Jika seorang pemuda beribadah maka Iblis berkata, ‘lihatlah darimana sumber makanannya, kalau ternyata sumber makanannya adalah dari yang haram maka biarkan saja dia beribadah dan tidak usah repot-repot menggodanya karena dia sudah memperingan tugas kalian’”. Iblis tahu bahwa makanan haram akan membuat ibadah seseorang tertolak, jadi mereka tidak perlu lagi cape-cape menggodanya.

Bila Anda pegawai, suntug dengan pekerjaan Anda adalah hal yang biasa. Bila Anda entrepreneur yang lagi merintis usaha, perasaan berjuang sendirian dan seolah tidak berjalan kemana-mana juga biasa. Mungkin situasi seperti ini yang dalam bahasa anak gaul sekarang disebut  Galau.  Dalam kondisi galau, Anda butuh masukan, butuh sudut pandang yang berbeda, butuh inspirasi. Itulah yang coba kami berikan di situs ini.

Tahun 1997-1998 Indonesia mengalami krisis yang sangat berat, awalnya adalah krisis ekonomi, krisis daya beli uang yang kemudian popular dengan sebutan krisis moneter (krismon).  Tetapi kemudian berujung pada krisis politik, berupa krisis kepercayaan yang ditandai dengan berakhirnya rezim orde baru yang telah bercokol 32 tahun di negeri ini. Kini 14 tahun kemudian, apakah kondisi mayoritas rakyat negeri ini lebih baik dari saat itu ?.