Pedagang Di Jalan Malioboro…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 6785
Bila Selat Malaka itu diibaratkan jalan Malioboro – Jogja, maka Singapura adalah sebuah toko dekat Hotel Garuda. Sepanjang jalan Malioboro adalah milik Indonesia di bagian kiri dan Malaysia di sebelah kanan. Melalui ‘Jalan Malioboro’ yang bernama Selat Malaka ini, 50% armada kapal dunia lewat. Sekitar 50,000 kapal ‘pedagang besar’ lewat selat ini setiap tahun.
Negeri Di Antara Dua Lautan…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 6504
Sampai dekade lalu kelaparan dunia yang parah umumnya terjadi di daerah kering seperti Afrika, tetapi kini kelaparan dunia itu sudah memasuki Asia Tengah seperti Tajikistan dan bahkan juga Amerika Latin seperti Peru. Akankah kelaparan parah dunia itu sampai negeri ini ? InsyaAllah tidak. Bila kita bersikap dan bertindak benar, bahkan bisa jadi solusi pangan dunia itu datang dari negeri ini.
Jebakan Tidak Mungkin…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 6594
Untuk ukuran negara, empat dekade lalu penduduk Korea Selatan masih berpenghasilan rata-rata dibawah Afrika Selatan atau Brasil. Kini penghasilan rata-rata orang Korea Selatan mencapai lebih dari dua kali orang Brasil dan tiga kali rata-rata orang Afrika Selatan. Apa yang membedakan mereka yang mencapai pertumbuhan tinggi dengan yang biasa-biasa saja ?, belajar dari negara-negara ini akan bisa menuntun kita pada jalan pertumbuhan mana yang kita pilih.
Peluang Unggul Di Industri Jasa…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 6342
Sembilan abad sebelum VOC menguasai Nusantara dan delapan abad sebelum Columbus berlayar ke barat dalam upaya menemukan pulau-pulau di timur (East Indies), dunia Islam sudah menguasai perdagangan dunia yang mencakup bagian dari tiga benua. Sembilan abad sebelum negeri Belanda dan Inggris belajar membuat bank, dunia Islam sudah memiliki institusi dan instrumen keuangan yang canggih. Tetapi di mana kita seabad terakhir ini ?
Barter Yang Menyelamatkan Negeri Dari Depresi…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9600
Ketika Albert Einstein menyaksikan bagaimana kehebatan suku Indian Navajo dalam perdagangan barternya, dia berkomentar “Bila saya berkesempatan hidup sekali lagi, saya akan memilih menjadi pedagang ketimbang jadi ilmuwan. Saya pikir barter adalah hal yang mulia, saya pingin tahu lebih banyak tentangnya…”. Kekaguman Einstein ini bukan tanpa alasan, karena perdagangan barter pernah menyelamatkan suatu negeri dari Great Depression 1930-an pada jamannya.