Pinjaman Tanpa Beban : Untuk Siapa …?
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 8469
Dari Anas bahwa Rasulullah SAW berkata : “ Pada malam saya mi’raj ke surga, saya melihat tulisan di pintu surga yang berbunyi :’ setiap sedeqah diberi pahala sepuluh kali lipat, setiap pinjaman diberi pahala delapan belas kali lipat’ , kemudian saya bertanya : ‘ Wahai Jibril, mengapa pinjaman diberi pahala lebih dari sedeqah ?’, Jibril menjawab; ‘ Karena seseorang bisa mendapat sedeqah ketika dia tidak membutuhkannya, sedangkan seseorang yang meminjam hanya meminjam karena benar-benar membutuhkannya ‘”. (HR. Ibnu Majjah dan Baihaqi).
Mirip dengan ketika Gerai Dinar meluncurkan produk M-Dinar yang direspon begitu banyak pembaca dalam waktu yang singkat, produk baru hasil kolaboraasi Gerai Dinar dengan BMT Daarul Muttaqiin yang bahkan belum sempat kami beri nama sehingga masih menggunakan nama generik Pinjaman Tanpa Beban – juga mendapatkan respon yang antusias dari banyak sekali pengunjung GeraiDinar.Com.
Karena selain dukungan, respon pengunjung juga lebih banyak berupa pertanyaan – maka dalam tulisan ini saya akan berusaha menjelaskan lebih lanjut tentang produk ini.
You, Inc. : Investasi Terbaik Ada Pada Diri Anda…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 7478

Warren E. Buffett chairman of the board dari Berkshire Hathaway adalah idolanya dunia investasi barat. Betapa tidak, sampai tahun lalu nilai buku per saham perusahaan yang dikelolanya selama 44 tahun meningkat sekitar 3,600 kali atau tepatnya 362,319%. Sementara rata-rata peningkatan nilai buku saham 500 perusahaan terbaik dunia versi Standard & Poor atau S&P 500 pada rentang waktu yang sama hanya naik sekitar 42 kali atau tepatnya 4,276%.
Bahkan tahun lalu di puncak krisis ketika rata-rata perusahaan S&P 500 mengalami kerugian dan penurunan nilai buku 37% , Berkshire hanya mengalami penurunan nilai 9.6%.
Lantas apa yang menjadi rahasia Warren E. Buffett sampai bisa menghasilkan peningkatan nilai buku 85 kali lipat dari rata-rata perusahaan terbaik dunia S&P 500 ?. Jawaban ada pada kepandaian mereka memilih untuk investasi hanya pada perusahaan-perusahaan terbaik dari yang terbaik.
Meskipun demikian menurut Warren investasi terbaik bukan pada investasi di perusahaan-perusahaan terbaik tersebut – ini hanya nomor dua katanya, investasi terbaik adalah investasi pada diri Anda.
Inilah yang kita sering lupa atau tidak melihatnya. Padahal justru dalam Islam-lah kita diajari untuk memperhatikan apa yang ada di diri kita : “dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan ? ”. (QS 51 : 21)
Belajar Dari Muhammad Yunus …
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 8073

Banyak orang mengenal Dr. Muhammad Yunus sebagai pemenang hadiah nobel tahun 2006 dan pendiri konglomerasi bisnis the Grameen Family of Companies yang meliputi tidak kurang dari 25 bidang usaha. Dia pernah diundang ke Indonesia dan ketemu pemimpin-pemimpin negeri ini, tetapi sejauh ini saya belum melihat negeri ini belajar dari pemenang hadiah nobel yang satu ini.
Saya ceritakan perjalanan karir Dr. Muhammad Yunus disini dengan harapan kita dapat belajar dari beliau dan tidak malu-malu untuk meniru hal-hal yang luar biasa yang telah dilakukannya, khususnya dalam memberi akses kapital terhadap kaum miskin.
Ketika lulus dari perguruan tinggi di Amerika dengan gelar doctor ekonomi, Dr. Muhammad Yunus memilih pulang ke kampung halamannya Bangladesh untuk mengajar dan menjadi professor di salah satu perguruan tingggi di sana.
Sementara dia menikmati posisi yang nyaman dengan pekerjaannya, pikirannya terteror oleh kenyataan bahwa tidak jauh dari tempat dia mengajar – ratusan ribu orang menderita kelaparan di negerinya.
Dari investigasi yang dia kemudian lakukan, dia mendapati bahwa sebenarnya orang-orang yang dihimpit oleh kemiskinan dan kelaparan tersebut bukan karena mereka malas bekerja. Mereka adalah pekerja-pekerja yang sangat keras, hanya saja penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Memgenali Value Curves Dalam Pengelolaan Uang & Investasi Anda…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 6671
Grafik disamping mungkin terlihat ribet kalau Anda lihat secara keseluruhan, agar tidak ribet dan memudahkan untuk memahami maknanya Anda dapat melihatnya satu persatu sesuai warnanya. Bila Anda lagi memperhatikan warna kuning misalnya, abaikan warna lain sehingga Anda akan melihat dengan jelas hanya kurva warna kuning tersebut.
Kurva-curva ini disebut Value Curves yaitu visualisasi secara grafik nilai-nilai dari berbagai opsi investasi Anda dilihat dari beberapa parameter kunci. Untuk parameter uang dalam contoh ini saya gunakan tiga parameter fungsi uang yaitu sebagai Medium of Exchange, Unit of Account dan Store of Value. Kemudian untuk parameter investasi saya gunakan Liquidity, Yield/Value Appreciation, Security dan Availability. Dalam prakteknya Anda bisa membuat parameter sendiri yang Anda anggap penting dalam mengelola uang dan investasi Anda.
Dalam contoh ini kita gunakan tujuh opsi pengelolaan uang dan investasi kita yaitu Stocks, Deposit, Saving, Dinar, Gold Bar, M-Dinar dan Real Sectors. Mari sekarang kita lihat Value dari pasing-masing opsi ini bila ditinjau dari para tujuh parameter yang kita gunakan.
Strength In Numbers : Keberkahan Dari Kebersamaan…
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 5884

Dari sebuah hadits panjang yang saya ambilkan dari kitab Riyadus Shalihin, dari Abu Hurairah .R.A. atau dari Abu Sa’id R.A. (perawi ragu namun tidak bermasyalah karena keduanya adil), beliau berkata : “ Ketika perang Tabuk, orang-orang pada kelaparan” mereka berkata : “Wahai Rasulullah, seandainya engkau memberi ijin – kami akan menyembelih unta kami, lantas kami makan dan lemaknya buat minyak.” Rasulullah bersabda : “Lakukanlah” ; Umar datang lalu berkata : “Wahai Rasulullah, bila engkau lakukan yang semacam itu kendaraan akan jadi sedikit. Tetapi perintahkanlah mereka untuk mengambil bekal mereka yang tersisa lalu taruhlah didepan engkau. Kemudian berdo’alah kepada Allah agar makanan tersebut berkah. Barangkali Allah mengabulkan sehingga makanan tersebut menjadi berkah”.
Lantas Rasulullah SAW bersabda : “Ya” lalu beliau memerintahkan untuk digelar alas lantai, kemudian memerintahkan agar kelebihan bekal mereka dikumpulkan. Lantas seorang laki-laki datang dengan membawa segenggam gandum, ada yang membawa segenggam kurma dan ada yang membawa segenggam roti. Sehingga terkumpullah diatas tikar sesuatu yang sedikit.
Kemudian Rasulullah SAW mendoakan agar diberi berkah. Lalu beliau bersabda : “Ambillah, lalu taruhlah di wadah kalian”. Lantas mereka mengambil makanan tersebut, lalu ditaruh di kantong, bejana atau wadah mereka. Seluruh tempat yang di perkemahan itu dipenuhi dengan makanan. Mereka makan hingga perutnya kenyang. Sisanya-pun masih ada.
Saat itu Rasul SAW bersabda : “Aku bersaksi, bahwa tiada tuhan selain Allah dan sesungguhnya aku adalah utusan Allah. Bila seorang hamba berjumpa dengan Allah (kelak di hari kiamat) dan dia telah membacanya (bersyahadat), dia tidak ragu, maka dimasukkan ke surga.”. H.R. Muslim.
Diantara pelajaran dari hadits tersebut diatas yang bisa kita petik adalah, bahkan Rasulullah SAW memerlukan ikhtiar selain juga berdo’a untuk dapat menyelamatkan pasukannya dari kelaparan di medan perang. Jenis ikhtiar-nyapun adalah sesuatu yang dapat kita contoh, yaitu melibatkan anggota pasukan untuk berkontribusi. Betapapun sedikitnya kontribusi ini tidak tertalu bermasalah, karena dengan sedikit yang diberkahi – maka problem seluruh pasukan teratasi.