Bertani Dengan Visi : Menyiasati Paradox Lahan Pertanian
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 7484
Dengan terus bertambahnya jumlah penduduk bumi ini, lahan untuk hunian tentu akan terus bertambah sementara luas daratan bumi tidak bertambah. Akbibatnya yang menjadi korban pertama adalah lahan-lahan pertanian yang berubah menjadi lahan hunian. Lantas dari mana manusia yang terus bertambah tersebut akan memperoleh makanannya ketika lahan semakin sempit ? Di tahun buah dan sayur yang kami canangkan untuk tahun ini kami ingin mengajak masyarakat luas untuk ikut memikirkan paradox lahan untuk bertani ini, dan sekaligus ber-exercise bersama untuk mengatasinya.
Buah Dalam Al-Qur’an
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 10413
Ketahanan pangan kita yang sangat lemah – di urutan 74 dari 105 negara yang di-ranking oleh The Economist tahun lalu – sangat bisa jadi karena kekeliruan dalam memilih komposisi bahan makanan pokok kita. Selama ini kita terlalu fokus pada bahan pokok dari jenis serelia seperti padi dan gandum import, kemudian sedikit jenis umbi-umbian seperti singkong dan sedikit ekstrak tepung seperti sagu. Bagaimana dengan buah-buahan ? sejauh ini tidak dianggap sebagai bahan makanan pokok, padahal justru buah-buahan ini yang paling banyak disebut di Al-Qur’an untuk makanan manusia di dunia maupun di surga !
Ecocide dan Regenerative Farming
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 8879
Ayat tentang ‘telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia…’(QS 30:41), menjadi lebih mudah kita pahami saat ini karena bukti-buktinya yang sudah sangat banyak. Salah satunya adalah apa yang disebut ecocide yaitu kerusakan atau kehancuran ecosystem yang dasyat, meliputi areal-areal yang sangat luas sedemikian rupa sehingga kehidupan di areal tersebut menjadi terganggu. Lantas bagaimana memperbaikinya ? insyaAllah kita semua bisa berperan bila kita peduli.
Peluang 2016 : Dari Buah dan Sayur Sampai Kota Peradaban
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 11195
Perbedaan antara orang bodoh, pemimpi dan orang pandai itu antara lain terletak pada idenya. Orang bodoh adalah orang yang tidak memiliki ide, sedangkan para pemimpi adalah orang yang memiliki terlalu banyak ide sehingga tidak ada sumber daya untuk mengimplementasikannya. Orang yang pandai adalah para pemilik satu atau dua ide, tetapi dengan ide itu dijalaninya secara menyeluruh dengan mengoptimalkan sumberdaya yang ada dalam jangkauannya. Nah resolusi tahun 2016 ini tentu kita semua ingin menjadi orang pandai. Bagaimana caranya ?
Buku Baru : Bioeconomy Untuk Para Santri
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9055
Seperti juga pada tahun-tahun sebelumnya - paling lambat dalam setahun sekali, tulisan-tulisan dalam situs www.geraidinar.com ini kami kumpulkan dalam bentuk buku kompilasi mengikuti tema yang paling banyak kami tulis dalam tahun yang bersangkutan.