Baiti Jannati
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9599
Biasanya ungkapan ini adalah untuk rumahku surgaku, tetapi dalam tulisan ini saya akan mulai dengan yang lebih sederhana yaitu untuk rumahku kebunku. Sebuah konsep untuk menjadikan rumah kita rumah-rumah yang produktif, yang mampu menyediakan sendiri sebagian dari kebutuhan pangan kita – khususnya sayur-sayuran. Mungkin tidak terbayang oleh kita sebelumnya, bahwa kalau kita mau mengorbankan satu kamar kita saja untuk Urban Farming @Home secara intensif – ini sudah bisa setara bertani di lahan 1 ha ! Bagaimana caranya ?
3 in 1 Solusi Bebas Riba
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 12533
Bila riba begitu dilarang dalam Islam, pastilah karena riba sangat banyak menimbulkan mudharat – sampai-sampai kenaikan harga cabe, kelangkaan bahan pangan dan berbagai produk kebutuhan lainnya-pun bisa karena riba. Tetapi Dia Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, pasti tidak akan membiarkan hambanya begitu saja terlilit dengan riba tanpa memberinya solusi. Dan solusi dariNya itu begitu efektif sehingga satu solusi kadang menyelesaikan begitu banyak masalah sekaligus. Untuk mengatasi riba ini saya melihat adanya solusi 3 in 1-nya, satu solusi untuk mengatasi tiga pilar ekonomi sekaligus yaitu pasar, produksi dan modal.
Dari McKinsey Ke Zuhayli, Dari Pasar Saham Ke Pasar Salam
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 9651
McKinsey adalah nama konsultan global yang sarannya sering didengar para pemimpin dunia, laporan-laporannya menjadi rujukan para pengambil kebijakan. Salah satu laporannya tentang Connectedness Index misalnya, membuat negara-negara berlomba untuk semakin terkoneksi satu sama lain - karena masih menurut McKinsey ini semakin tinggi negeri terkoneksi, semakin cepat pertumbuhannya. Negeri yang konektifitas-nya tinggi bisa tumbuh 40 % lebih cepat dibandingkan yang konektifitasnya rendah. Tetapi apakah semuanya baik untuk kita ?
Solusi Pak Kyai
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 12690
Qodarullah setelah tulisan saya dua malam lalu (9/1/17) ‘Riba Yang Mengambil Makanan Kita’ yang memberi jawaban untuk upaya penurunan harga cabe, daging dan bahan pangan lainnya – esuk paginya (10/1/17) Harian Republika menampilkan head line yang sebaliknya “Kenaikan Harga Cabe Tak Bisa Dihindari”. Karena pendapat saya yang berseberangan dengan pendapat mainstream tersebut, pastinya akan banyak yang mempertanyakan pendapat saya, meragukan realisasinya dlsb. Maka saya ‘bermimpi’ ketemu Kyai yang selalu menginspirasi saya.
Riba Yang Mengambil Makanan Kita
- Details
- Category: Entrepreneurship
- Hits: 30441
Bila hari-hari ini harga cabe , daging dan bahan makanan lainnya melonjak – siapa yang paling pantas disalahkan ? Saya menyalahkan riba ! Kok bisa ? Bagaimana riba menyebabkan harga pangan melonjak ? inilah kesempatan bagi kita untuk bisa memahami dampak buruk riba seterang siang hari. Dampak itu begitu langsung dan nyata bukan hanya sekedar teori, maka setelah datang petunnjukNya yang begitu jelas itu – apakah kita masih hendak melanggengkan system ribawi dalam pengelolaan ekonomi kita ?