Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed
Gold Vs US$

Sepanjang pekan ini harga emas dunia dalam US$ terus menanjak. Bila pada awal pekan harga emas masih di kisaran US$ 945/oz  , akhir pekan ini harga emas sudah mendekati US$ 980/oz. Kenaikan ini menurut saya sendiri terlalu cepat – setidaknya berdasarkan statistik lima tahun terakhir.

 

Namun kenaikan ini juga tidak mengejutkan dan tidak keluar dari trend jangka panjang harga emas dalam US$. Dari ilustrasi disamping sudah sangat jelas bahwa dalam empat puluh tahun terakhir sejak emas tidak lagi dijadikan standar mata uang dunia, mata uang dunia (yang direpresentasikan dengan US$) nilai/daya belinya terus menurun.

 

Teorinya apabila mata uang pembanding (US$) turun, seharusnya mata uang lainnya naik. Tetapi kenyataannya tidak demikian, seperti Rupiah misalnya – pada saat US$ daya belinya rendah seperti saat ini yang diindikasikan melalui US$ Index dibawah angka 80 – masih saja US$ ini bernilai diatas Rp 10,000 per Dollar-nya. Artinya trend menurunnya US$ seperti grafik tersebut sebenarnya juga dialami oleh berbagai mata uang kertas lainnya.

 

Lantas apa artinya ini bagi uang dan investasi kita ?.

 

Karena nilainya yang terus menurun, maka mata uang kertas tidak mampu menjadi alat penyimpan nilai (store of value) dalam jangka panjang. Hasil jerih payah kita berpuluh tahun akan terus menurun nilainya bila dikelola dalam satuan mata uang kertas.

 

Tabungan atau investasi jangka panjang, hanya aman bila dikelola dalam satuan mata uang (unit of account) yang nilainya terus naik atau setidaknya terjaga daya belinya – yaitu antara lain dengan menggunakan mata uang emas yang dalam Islam berarti Dinar.

 

Jadi tabungan atau investasi jangka panjang seperti dana pensiun, biaya anak masuk perguruan tinggi, biaya kesehatan usia pensiun, perawatan kesehatan jangka panjang (Long Term Care) dan lain sebagainya – hanya aman dan terjaga nilai/daya belinya bila dikelola dengan standar emas atau Dinar.

 

Meskipun saya mendorong investasi dalam emas atau Dinar ini, tidak berarti saya mendorong tindakan menimbun yang sangat tercela dalam Islam. Anda bisa menabung atau investasi dalam Dinar tanpa harus menimbun bila Dinar Anda tetap available bagi orang lain yang membutuhkannya. Hal inilah yang antara lain difasilitasi oleh tabungan Dinar dari BMT Daarul Muttaqiin dan jaringannya.

 

Dana dalam bentuk Dinar yang dikelola BMT-BMT tersebut akan terus berputar untuk membiayai aktifitas-aktifitas ekonomi yang berpotensi  serta memberi manfaat pada umat secara keseluruhan. Insyaallah.