Menyambut tahun baru saya belum pernah sesibuk dan sesemangat kali ini, ada dua gawe besar yang saya melibatkan diri di pusat pusarannya. Pertama adalah Deklarasi Komunitas Depok Bebas Riba (KOBAR), yang merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar yaitu Komunitas Bebas Riba (tetap disingkat KOBAR), dan juga bagian dari kegiatan yang lebih besar lagi yang disebut NoRiba.Asia.
Menyambut tahun baru saya belum pernah sesibuk dan sesemangat kali ini, ada dua gawe besar yang saya melibatkan diri di pusat pusarannya. Pertama adalah Deklarasi Komunitas Depok Bebas Riba (KOBAR), yang merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar yaitu Komunitas Bebas Riba (tetap disingkat KOBAR), dan juga bagian dari kegiatan yang lebih besar lagi yang disebut NoRiba.Asia.
NoRiba.Asia (situsnya dalam persiapan tetapi nantinya di www.noriba.asia) intinya adalah kombinasi antara charity, social business sampai profit maximizing business (PMB) yang semuanya harus bebas riba.
Deklarasi pertama mengambil momentum 1 Muharram 1434 H di Depok – ya karena resminya saya penduduk Depok, jadi mulai dari yang terdekat di lingkungan kita.
Programnya seperti apa dlsb. itu yang menjadi gawe besar kedua saya ditahun baru ini yaitu yang akan dijelaskan dan didiskusikan pada acara Peluncuran dan Diskusi Perdana Rumah Hikmah di Cibubur besuk 1 Muharram 1434 H.
Teks lengkap Deklarasi KOBAR yang dibacakan di balai kota Depok, di hadapan Walikota beserta seluruh jajarannya, Muspida, Seluruh Camat, MUI dan alim ulama se Depok, rekan-rekan bank dan asuransi syariah dan masyrakat Depok pada umumnya adalah sbb :
DEKLARASI ‘EVERYDAY NO RIBA’
KOMUNITAS DEPOK BEBAS RIBA (KOBAR)
1 MUHARRAM 1434 H

Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.
1. BAHWA PENGHARAMAN RIBA SUDAH SANGAT JELAS BAIK DI AL-QUR’AN, HADITS MAUPUN FATWA PARA ULAMA.
2. BAHWA BILA KEBERADAAN RIBA DALAM KEHIDUPAN KITA TERUS BERLANJUT AKAN MENGUNDANG PERANG DARI ALLAH DAN RASULNYA.
3. BAHWA SUKSES TIDAKNYA KOTA KITA, NEGERI KITA SEMATA-MATA HANYALAH TERGANTUNG PADA PERTOLONGAN DAN KARUNIA ALLAH SEMATA.
4. BAHWA HENDAKLAH ADA DI ANTARA KITA SEGOLONGAN UMAT YANG MENYERU PADA KEBAJIKAN, MENYURUH PADA YANG MAKRUF DAN MENCEGAH DARI YANG MUNKAR, AGAR KITA MENJADI ORANG YANG BERUNTUNG.
5. BAHWA SEGOLONGAN UMAT ITU TIDAK BISA KITA NISBATKAN KE ORANG LAIN SELAIN MULAI DARI DIRI KITA.
Maka kami segolongan umat yang kecil dari umat Depok yang besar, umat Indonesia yang sangat besar, pada hari ini dengan niat yang tulus untuk semata-mata mencari ridlo-Nya , mengajak diri-diri kami sendiri dan masyarakat muslim khususnya di Depok dan Indonesia pada umumnya, untuk :
MENDEKLARASIKAN ‘EVERYDAY NO RIBA’ : SETIAP HARI TANPA RIBA DI KOTA DEPOK.
Semoga Allah memberikan petunjuk dan hidayahNya, perlindungan dan pertolonganNya karena hanya Dia-lah sebaik-baik pelindung dan penolong itu.
Depok 1 Muharam 1434 H
15 November 2012
Tertanda
KOMUNITAS DEPOK BEBAS RIBA (KOBAR)