Kelapa Dua Raya 189 Depok, Jawa Barat 16951 Indonesia
+(62) 856-93-010101 admin@geraidinar.com
Mon - Fri 8.30 - 16.00 National Holiday Closed
Setelah kami perkenalkan dalam unggahan sebelumnya Trio Nuoils yaitu Virgin Tamanu Oil (VTO), Crude Tamanu Oil (CTO) dan Tamanu Bio Fuels (TBF), maka kali ini mundur selangkah yaitu ke bahan bakunya sebelum menjadi minyak. Bahan baku yang kami gunakan berasal dari biji buah tamanu yang telah dikupas cangkangnya, untuk mudahnya kami sebut Nu Oilseed (Tamanu Oil Seed - TOS).
Di Indonesia saat ini sudah ada sekitaar 480,000 hektar tanaman ini, namun keberadaannya menyebar ke sejumlah daaerah hampir di seluruh Nusantara. Di hutan-hutan, sampai pantai-pantai pulau kecil terpencil ada pohon tamaanu ini. Kalau saja bisa kita kumpulkan dan olah menjadi minyak, ini akan menghasilkn minyak setara 30,000 BPD atau sekitar 4% dari produksi minyak nasional saat ini.
 
Berapa harga komoditi Nu Oilseed ini? Sebagaimana komoditi pada umumnya, harganya akan terbentuk oleh supply and demand. Untuk saat ini demand yang ada di kisaran Rp 10,000 per kg kupas kering sampai lokasi pabrik di Jabodetabek.
 
Komoditi Nu Oil ini sendiri juga menghasilkan produk turunan langsung yang masih juga ada pasarnya, yaitu oilcake atau ampas/bumgkil, dari Nu Oilseed yang telah diambil Virgin Tamanu Oil (VTO)-nya, yang bila diolah lebih lanjut dengan hot press akan menghaasilkan Crude Tamanu Oil (CTO).
 
Setelah diambil CTO-nya-pun masih akan menghsilkan satu produk turunan lagi, yaitu Tamanu Protein Concentrate (TPC) - tepung dengan kandungnan protein di atas 20% yang kehadirannya banyak dinantikan oleh para peternak untuk mendongkrak protein pada pakan ternak.
 
Komoditi Nu-Oilseed dan produk-produk turunannya ini bisa diambil peluangnya oleh msyarakat yang di daerahnya sudah banyak pohon ini. Bisa juga menghubungi kami untuk masalah teknologi, pasar