Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Kamis, 21 September 2017

Harga Dinar per 6 jam

Harga Dinar

Harga Dinar
  • Harga Dinar Emas per Thu, 21 Sep 2017 18:30:00 +0700 Jual Rp. 2,184,136 Beli Rp. 2,096,771

  • Harga Dinar Emas per Thu, 21 Sep 2017 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,190,841 Beli Rp. 2,103,207

  • Harga Dinar Emas per Thu, 21 Sep 2017 06:30:00 +0700 Jual Rp. 2,196,570 Beli Rp. 2,108,707

  • Harga Dinar Emas per Thu, 21 Sep 2017 00:30:00 +0700 Jual Rp. 2,204,231 Beli Rp. 2,116,062

  • Harga Dinar Emas per Wed, 20 Sep 2017 18:30:00 +0700 Jual Rp. 2,207,068 Beli Rp. 2,118,785

Fiksi

(Episod 011) Dinaria : Generasi Asset Bukan Generasi Liability…

Salah satu tantangan terbesar bagi pemimpin Dinaria adalah bagaimana me-restorasi generasi yang telah dirusak oleh peradaban sebelumnya. Peradaban sebelumnya ini dicirikan oleh banyaknya ilmu sedikitnya amal, sumber daya melimpah tetapi mayoritas penduduk negeri justru miskin, konsentrasi kemakmuran ke segelintir orang, pemimpin a la demokrasi yang lalai memperhatikan kepentingan rakyat serta krisis pemenuhan kebutuhan pokok berupa makanan, air dan energi.

Read more...

(Episod 010) Dinaria : The Cave…

Ketika kekufuran, kerusakan dan kedhaliman sudah begitu meluas di dunia, Sang Pemimpin berusaha membangun pertahanan bagi rakyatnya – agar mereka bisa mempertahankan keimanannya dan tetap bisa hidup di jalan yang lurus. Cara yang efektif adalah membangun komunitas-komunitas masyarakat yang bisa saling menjaga dan mencukupi. Komunitas ini tinggal dalam suatu lingkungan yang disebut The Cave , Al-Kahfi atau Gua, tempat yang kebal dari pengaruh luar !

Read more...

(Episod 008) Dinaria : Membangun Karakter Melalui Makanan…

Ketika negeri Dinaria terbentuk oleh keinginan bersama rakyat dunia, negeri-negeri geografis yang ada di dunia sedang berada pada puncak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologinya -  tetapi mereka juga sedang berada dalam titik nadir dalam hal karakter rakyat dan para pemimpinnya. Kebrutalan, keserakahan, kecurangan, korupsi, ketidak adilan, jual beli hukum dan sejenisnya menjadi hal yang lumrah di masyarakat saat itu. Hadirnya Sang Pemimpin yang menerapkan Undang-Undang dari Sang Pencipta langsung menjadi harapan baru, tetapi dari mana mulai membangun kembali karakter umat yang lagi luluh lantak ini ?

 

Read more...

(Episod 009) Dinaria : Memimpin Melalui Contoh…

Suatu hari Sang Pemimpin kedatangan utusan dari wilayah yang jauh yang tidak puas dengan pemimpin daerah atau gubernur-nya. Utusan-utusan daerah ini mengungkapkan kekesalannya : “Wahai Sang Pemimpin, kami mengadukan nasib kami yang didhalimi oleh gubernur kami. Dia mengambil lahan kami dengan alasan untuk pembangunan, dia tidak membayar kami kecuali dengan uang yang sedikit. Dia menerapkan pajak yang berlebihan kepada kami sehingga pendapatan kami selalu tidak cukup. Dia tidak membangun pasar untuk kami sehingga kami tidak bisa melakukan jual beli secara maksimal. Dia tidak membuat pengairan untuk lahan kami sehingga produktifitas pertanian kami sangat rendah. Dia tidak membuat sekolah-sekolah yang baik dan terjangkau sehingga anak-anak kami tidak terdidik.  Dia tidak menjaga daerah kami sehingga banyak perampokan dan kejahatan di daerah kami…”.

 

Read more...

(Episod 007) Dinaria : Mengurai Benang Kusut Kemiskinan…

Setelah perjalanan panjang mengunjungi rakyatnya di lima benua, Sang Pemimpin merenung memikirkan apa saja yang baru ditemuinya. Dalam hatinya ia bertanya-tanya, mengapa dalam abad yang paling pesat kemajuannya sepanjang sejarah peradaban manusia – justru jumlah orang miskin di dunia juga meningkat sangat pesat ?. Mengapa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mampu meredam kemiskinan ?.  Mengapa piramida kemiskinan semakin membengkak kebawah, sementara kelompok makmur di paling atas semakin kecil persentasenya tetapi semakin luar biasa kemakmurannya ?.

 

Read more...