‘Titanic’ US Dollar Mulai Tenggelam, Waktunya Tinggalkan Kapal…

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Senin, 9 Desember 2019

‘Titanic’ US Dollar Mulai Tenggelam, Waktunya Tinggalkan Kapal…

Selain tumpukan hutang yang tidak akan terbayar dalam bergenerasi mendatang yang sudah saya tulis di tulisan-tulisan tersebut diatas; kini pemerintah Amerika mulai kehabisan jurus-jurus pamungkas untuk menyelamatkan ekonomi sekaligus uangnya.

 

Beberapa jam lalu the Fed terpaksa menurunkan suku bunganya  dari 1% ke 0.25% yang merupakan rekor terendah dalam sejarah.

 

Langkah ini nampaknya mereka lakukan dengan terpaksa untuk menyelamatkan pasar modal dan industri yang mulai berguguran. Namun dampak negatifnya juga jelas terbayang di depan mata dengan meluncur turunnya daya beli US$. US$ Index turun sekitar 2 % setelah pengumuman penurunan suku bungan the Fed tersebut.

 

Dengan melemahnya Dollar maka Rupiah harusnya membaik hari-hari ini, lebih cepat Anda melompat ke sekoci kecil (Rupiah) ini akan lebih baik.

 

Namun namanya juga sekoci, kita tidak bisa berlama-lama di sekoci kecil. Hanya kebutuhan jangka pendek kita (kurang dari 6 bulan) yang cukup aman di sekoci.

 

Untuk perencanaan pensiun kita, sekolah anak-anak dan hari tua kita – kita butuh kapal kuat yang sudah terbukti tangguh mengarungi waktu dan berbagai badai yaitu emas atau Dinar. Sekarang nampak mahal, tetapi itulah kapal yang kita butuhkan. Wallahu A’lam.