Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 15 Oktober 2019

Umum

Pilihan Mbah Google...

Ada fenomena menarik di jaman ini yang tidak dimiliki oleh jaman-jaman sebelumnya, yaitu terdapatnya data elektronis yang bisa diakses oleh siapa saja untuk bidang apa saja dan kapan saja. Data tersebut bukan hanya data statis yang menggambarkan kondisinya pada saat tertentu, tetapi juga pergerakannya dari waktu ke waktu yang membentuk trend. Anda bisa gunakan trend ini sebagai bahan pendamping keputusan Anda dalam bidang apapun mulai dari politik, makanan sampai investasi.

Read more...

Solusi Tanpa Tetapi…

Tahun 2002 ketika terjadi banjir besar Jakarta – saya masih bertugas sebagai Kepala Biro Tarif  Dewan Asuransi Indonesia. Dari data statistik yang kami kumpulkan saat itu, nilai kerugian industri asuransi yang dihitung dari frequency kejadian dikalikan severity-nya sekitar 1/5 (sekali kejadian dalam lima tahun) x US$ 200 juta  atau sekitar US$ 40 juta per tahun. Dari kejadian 2 tahun terakhir, nampaknya frequency kejadian itu kini telah menjadi 1/1 (sekali kejadian setiap tahun). Dengan severity yang sama saja, kerugian per tahun akibat banjir kini minimal 5 kali lebih besar dari kejadian tahun 2002 tersebut.

Read more...

Bangsa Yang (Tidak) Overdosis…

Sepuluh tahun sebelum Amerika nyaris bangkrut dengan menutup (sebagian) aktivitas negerinya yang antara lain di trigger oleh pembiayaan kesehatan yang disebut ObamaCare, seorang dokter di negeri itu – John Abramson, M.D. - sudah menulis buku dengan judul “OVERDO$ED AMERICA : The Broken Promise of American Medicine” (HarperCollins, New York 2004). Sudah bisa ditebak isinya bahwa penduduk negeri itu dijejali dengan obat-obat yang tidak perlu yang melebihi kebutuhannya.

Read more...

Generasi (Tidak) Galau…

Selama empat tahun perusahaan keuangan global Credit Suisse secara berturut-turut mengadakan survey terhadap generasi muda dunia di rentang usia 16-25 tahun. Sample-nya diambilkan dari empat negara yaitu Swiss, Amerika Serikat, Brasil dan Singapura. Laporan mereka dituangkan dalam apa yang mereka sebut Youth Barometer, yang secara umum menyimpulkan generasi muda dunia ini semakin galau dengan masa depan dan hari tuanya.

Read more...

Agar Kita Tidak ‘Makan’ Emas Kita…

Bila saja ekonomi dunia bisa disederhanakan dan dilihat dari sudut pandang penguasaan emas, maka dengan mudah kita bisa melihat ketimpangan ekonomi dunia saat ini. Amerika Serikat yang penduduknya hanya 4.5 % dari penduduk dunia, menguasai 28 % cadangan emas dunia. Masyarakat Eropa dengan 4.8 % penduduk dunia, menguasai 49 % cadangan emas dunia. Sementara itu gabungan negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dengan 23 % penduduk dunia, hanya menguasai 7 % dari cadangan emas dunia.

Read more...