Bila Krisis Menghantam (Perusahaan) Anda, Apa Yang Anda Akan Lakukan…?

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Senin, 9 Desember 2019

Bila Krisis Menghantam (Perusahaan) Anda, Apa Yang Anda Akan Lakukan…?

Pertama saran saya carilah buku do’a dan dzikir Rasulullah SAW (kalau Anda belum punya). Yang paling sederhana dan straight forward adalah Al-Ma’tsurat yaitu kumpulan do’a-do’a yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.  Buku ini diterbitkan oleh beberapa penerbit dengan berbagai versi dan ukuran – pilih yang Anda comfortable.

 

Di dalam Al-ma’tsurat tersebut banyak sekali do’a yang indah-indah untuk dibaca pagi dan petang; yang paling penting untuk melawan krisis ini adalah di do’a berikut :

 

Allahumma innii a’udzubika minal hammi wal khazan, wa a’udzubika minal ‘adzji wal kasal, wa a’udzubika minal jubni wal bukhl, wa a’udzubika min ghalabati al-daini wa khohri al rijaal.

 

“Ya Allah saya bersungguh-sungguh berlindung kepadaMu dari rasa susah dan sedih, dan aku berlindung kepadaMu dari rasa lemah dan malas, dan aku berlindung kepadamu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepadamu dari lilitan hutang dan tekanan orang lain.”

 

Sambil kita mohon pertolongan dan Do’a kepadaNya,  yang harus kita lakukan adalah ikhtiar yang sungguh-sungguh.

 

Sadarilah bahwa ‘kebangkrutan’ perusahaan besar tempat Anda bekerja sebelumnya bisa jadi memang sudah seharusnya terjadi. Perusahaan-perusahaan besar (yang bangkrut tersebut) rata-rata bagus pada jenis pekerjaan atau produk yang telah lewat; tetapi belum tentu bagus untuk pekerjaan/produk masa kini maupun masa datang.

 

Untuk masa kini dan masa datang dibutuhkan usaha-usaha kecil yang dapat bergerak cepat dan luwes. Inilah peluang Anda untuk menciptakan usaha-usaha kecil yang dapat bergerak sangat cepat dan luwes ini dibidang keahlian Anda masing-masing.

 

Masih belum punya ide usaha ?; jangan pula khawatir - Anda tidak harus memulai segala sesuatunya dari nol.

 

Ada kearifan jawa – yang konon bisa jadi waktu penjajahan Jepang dahulu – Jepang belajar dari kearifan ini dan dan dijadikan oleh-oleh kenegerinya, yang kemudian membuat mereka  sangat maju selepas perang dunia II – wow -! Apa itu ?.

 

Ada yang menyebut kearifan ini 4 N, ada yang menyebutnya 3 N karena dua diantaranya mirip.

 

N pertama adalah namatke yaitu memperhatikan usaha atau produk orang lain yang sudah maju.

 

N kedua adalah niteni atau memperhatikan sambil mengidentifikasi cirri-ciri atau karakter usaha atau produk yang sudah sukses. N Pertama dan N yang kedua ini yang sering juga digabung.

 

N ketiga adalah nirokke atau menirukan dari usaha atau produk yang sudah berhasil di pasar.

 

N keempat adalah nambahi yaitu menambahkan atau memodifikasi model usaha atau produk yang sudah teruji di pasar.

 

Kalau dengan meniru (dan nambahi) saja Jepang bisa sangat maju seperti sekarang, apalagi kalau Anda punya ide-ide yang orisinil, maka insyaallah Anda akan memiliki peluang sukses yang sangat besar - di kala dunia sedang krisis sekalipun.

 

Syaratnya apa untuk kesuksesan ini ?; ya kembali ke do’a yang diatas tadi. Anda tidak perlu bersedih; Anda tidak boleh lemah dan malas, Anda harus menjadi pemberani dan tidak kikir, Anda tidak perlu mengandalkan hutang pada siapapun sehingga  Anda bisa bebas dari tekanan orang lain !. Wallahu A’lam. (diambilkan dari materi training Center for Islamic Entrepreneurship Development/CIED).