Indahnya Mulai Usaha Dengan Bootstrapping…

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 10 Desember 2019

Indahnya Mulai Usaha Dengan Bootstrapping…

Ilustrasinya begini, bila misalnya Anda memulai usaha yang membutuhkan modal awal Rp 100 juta – dan memberikan keuntungan bersih Rp 20 juta setahun – maka dengan 20% hasil per tahun ini sudah sangat baik untuk usaha pemula. Tetapi bila modal yang Rp 100 juta tersebut dari pihak lain dengan rasio bagi hasil 50/50 misalnya, maka investor hanya mendapat Rp 10 juta setahun dan demikian pula dengan Anda.

 

Hasil yang 10 % setahun kemungkinan besar tidak akan membuat investor senang invest di usaha Anda mengingat faktor risikonya – demikian pula dengan Anda sendiri. Artinya dengan tingkat hasil yang sama, suatu usaha yang layak di danai sendiri belum tentu layak bila di danai orang lain.

 

Mungkin Anda berpikir lha iya … kalau punya modal sendiri tentu lebih menyenangkan memulainya dengan modal sendiri…, namun kalau tidak memiliki modal sendiri – bukankah pilihannya harus menggunakan modal orang lain ?. Jawabannya tidak harus !.

 

Untuk contoh usaha yang memerlukan modal Rp 100 juta tersebut diatas misalnya, bila Anda ingin memulainya tetapi tidak memiliki modal yang Rp 100 juta – haruskah terpaksa melibatkan orang lain ?. Berikut adalah opsi-opsi yang bisa Anda tempuh untuk bisa mencapai hasil yang sama atau mendekatinya – meskipun tanpa modal yang cukup dan tidak perlu melibatkan pendanaan modal dari pihak lain.

 

·       Berjualan dahulu sebelum produksi : sebelum mampu memproduksi produk Anda sendiri, Anda bisa berjualan produk orang lain yang sama atau sejenis dengan produk yang Anda rencanakan. Manfaat-nya Anda akan mulai dapat menguasai pasar tanpa memerlukan modal yang besar untuk memproduksi.

·       Memproduksi dengan fasilitas produksi orang lain : banyak sekali produk-produk yang bisa diproduksi orang lain yang sudah berpengalaman dan memiliki fasilitas produksi yang memadai. Manfaatnya Anda sudah dapat memiliki produksi sendiri tanpa harus memiliki pabriknya.

·       Berjualan dengan tunai : pemula sering under estimate tentang betapa sulitnya menagih hutang/pembayaran – jauh lebih sulit dari menjual barang itu sendiri. Maka penting untuk hanya menjual terhadap pembeli yang mampu dan mau membayar tunai, manfaatnya jelas – modal yang terbatas akan berputar cepat.

·       Membiayai usaha dengan pesanan dimuka : bila produk barang atau jasa yang Anda jual bener-bener unggul – sangat bisa jadi customer Anda bersedia membayar  di depan – sebelum barang atau jasa Anda di deliver. Manfaat-nya jelas, Anda tidak perlu memerlukan modal untuk memproduksi barang atau jasa karena customer Andalah yang memodalinya.

·       Dan berbagai cara lain yang bisa dilakukan untuk mampu menghasilkan transaksi bisnis – tanpa harus memiliki modal yang besar untuk memulainya.

 

Meskipun menyenangkan, memulai usaha secara bootstrapping sering dianggap kurang menarik bagi entrepreneur yang berambisi untuk cepat besar.  Jadi melibatkan dana investor diluar diri Anda atau organisasi Anda juga tidak perlu dibuat tabu.

 

Hanya saja bila investor tersebut Anda libatkan setelah Anda berhasil melampaui death valley Anda, insyaallah akan jauh lebih menarik bagi kedua belak pihak. Bagi investor mereka dapat melihat bisnis Anda yang sudah lebih nyata – bukan hanya rencana, dan bagi Anda sendiri Anda akan lebih percaya diri dan  memiliki bargaining position yang lebih baik dalam berhubungan dengan pihak di luar diri atau organisasi Anda.

 

Manfaat lain dari bootstrapping adalah kebebasan mengembangkan ide-ide dan berkreasi sepenuhnya ada pada diri Anda, tanpa beban orang lain yang mungkin mensyaratkan hasil tertentu dari usaha tertentu. Jadi selamat ber- bootstrapping !.