Koperasi Perkantoran : Soko Guru Perekonomian Di Sekitar Kita...

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Senin, 21 Oktober 2019

Koperasi Perkantoran : Soko Guru Perekonomian Di Sekitar Kita...

Mengapa menaruh dana di bank masih menjadi pilihan ketimbang koperasi kantor yang notabene milik bersama ?. Pertama sejauh koperasi hanya menyediakan fasilitas simpan pinjam yang juga dimiliki oleh perbankan; karyawan akan cenderung menggunakan penyimpanan di bank karena ada fasilitas ATM, bisa transfer antar bank, cabang yang sangat banyak dlsb. Walhasil untuk urusan menyimpan, karyawan akan memilih menyimpannya di bank karena kekebihan-kelebihan tersebut.

 

Untuk urusan meminjam, baru koperasi memiliki keunggulan karena fleksibilitasnya dalam hal persyaratan pinjaman, keringanan pembayaran dlsb. Maka para karyawan sejauh masih bisa meminjam di koperasi kantor – akan meminjam dari koperasi kantor ketimbang meminjam dari bank.

 

Nah sekarang bagaimana mendandani koperasi karyawan perkantoran, agar lebih banyak dana karyawan yang disimpan dan diputar di koperasi ?. Kuncinya adalah bagaimana membuat koperasi dapat memiliki produk unggulan yang tidak dimiliki dunia perbankan, sekaligus juga mampu memberikan return yang menggungguli simpanan di bank.

 

Ada dua hal yang setidaknya dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut diatas.  Pertama untuk pengumpulan dana modal dari para anggota, koperasi dapat memiliki produk simpanan berbasis Dinar misalnya. Dari data yang terus tersaji di halaman utama situs ini - per pagi ini misalnya –apresiasi nilai Dinar setahun terakhir masih berada di angka 14% lebih. Artinya bila koperasi Anda mengeluarkan produk berbasis simpanan Dinar, dengan mudah koperasi Anda dapat meningkatkan nilai tabungan anggota – lebih dari dua kali dari yang bisa diberikan oleh dunia perbankan !.

 

Kedua, dana yang terkumpul tentu akan bermanfaat lebih bagi anggota bila bisa diputar secara maksimal. Diputar dimana yang hasilnya optimal tetapi juga aman dari sisi risiko kerugian ?. Yang paling mudah ya mengoptimalkan captive market dari koperasi tersebut – yaitu kebutuhan para anggotanya.

 

Salah satu kebutuhan yang rutin dan bisa sangat besar adalah kebutuhan karyawan akan makan siang. Memang selama ini sudah banyak koperasi perkantoran yang memiliki kantin untuk para karyawan, namun karena pada umumnya kurang bervariasi-nya menu makanan di kantin ini membuat tidak banyak potensi captive market yang bisa ditangkap.

 

Ada pula koperasi yang sudah mengelola catering juga bagi karyawan anggotanya, namun yang sering menjadi kendala adalah tidak banyak karyawan yang mau ‘terikat’ dengan catering tertentu untuk makan siangnya. Mereka lebih suka sesekali bebas makan kemana saja dari berbagai restaurant yang ada di sekitar kantornya.

 

Lantas bagaimana kita bisa mengolah potensi makan siang tersebut secara optimal, sambil juga memahami fleksibilitas menu yang umumnya dikehendaki para karyawan ?. Salah satunya adalah menggunakan konsep ‘Planet Beku Inside’ yang sudah saya perkenalkan di tulisan saya kemarin.

 

Dengan dukungan produk-produk Planet Beku, kantin Anda bisa memiliki menu yang sangat bervariasi tanpa harus memperkerjakan seorang juru masak sekalipun. Para karyawan tetap akan bebas makan siang diluar – tanpa terikat seperti bila dia langganan catering ; tetapi karena didalam ada pilihan-pilihan menu  makanan enak, mudah dan cepat penyajiannya – maka kantin yang dikelola oleh koperasi Anda akan dapat menangkap lebih banyak captive market yang ada.

 

Bahkan bukan hanya makan siang; bisa jadi para karyawati yang sering pusing memikirkan makan malam untuk suami dan anak-anak di rumah – akan gemar membeli produk-produk makanan ready to eat yang tersedia dalam kondisi beku dari koperasi kantor Anda. Ada tas untuk ini yang bisa mempertahankan kondisi makanan tetap beku sampai 6 jam; jadi seandainya Jakarta lagi macet total sekalipun – makanan yang dibeli dari koperasi insyaAllah akan tetap dalam kondisi beku sampai rumah.

 

Dua hal tersebut adalah hal sederhana yang dapat mulai Anda lakukan kapan-pun untuk koperasi Anda. “Diam”-nya simpanan berbasis Dinar dari koperasi Anda sudah akan memberikan hasil lebih dari dua kali lipat dari tabungan di bank, apalagi ketika dana tersebut berhasil di putar di sektor riil di seputar Anda – maka insyaAllah koperasi Anda akan bisa lebih jauh lagi  mengungguli return yang bisa diberikan oleh dunia perbankan.

 

Ada multiplier effect lain yang akan sangat baik bagi anggota bila koperasi Anda berdaya; yaitu ter-akumulasi-nya dana modal yang makin lama makin membesar. Seperti yang saya ungkapkan diatas, meminjam dari koperasi dimana Anda menjadi anggota pada umumnya lebih mudah daripada meminjam di bank – maka Anda sebagai anggota koperasi yang berdaya – akan memiliki akses kapital yang mudah.

 

Akses kapital ini yang nantinya akan dapat membantu Anda untuk merintis usaha-usaha sektor riil – yang Anda perlukan, agar Anda tidak menjadi korban penurunan daya beli mata uang yang menggerus jerih payah Anda bertahun-tahun.

 

Potensi koperasi yang begitu besar ini barangkali dahulu yang mengilhami para penggagas negeri ini yang telah mencanangkan bahwa koperasi-lah Soko Guru perekonomian kita. Soko Guru itu kini nampak begitu jelas didepan mata, mengapa tidak kita berusaha meraihnya ?. Wa Allahu A’lam.