Investasi Emas / Dinar Turun ke Peringkat Ke 3… :)

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Senin, 21 Oktober 2019

Investasi Emas / Dinar Turun ke Peringkat Ke 3… :)

Jadi dari sudut pandang Rupiah atau uang kertas lainnya, bagaimana tidak bisa dikatakan sebagai investasi – lha wong naruh uang di bank dengan pertumbuhan nilai 6-9 % saja dikatakan sebagai investasi; membeli reksadana atau saham yang tahun lalu bisa memberikan hasil minus lebih dari 50 % juga dikatakan sebagai investasi, masa’ membeli Dinar atu Emas yang setahun terakhir pertumbuhan nilainya tumbuh hampir mencapai  50% tidak bisa dikatakan sebagai investasi ?.

 

Sebaliknya saya setuju bila sudut pandang kita sudah menggunakan emas atau Dinar; bahwa hanya membeli emas atau Dinar tanpa diproduktifkan lebih lanjut (seperti program qirad dlsb) bukanlah investasi – karena jumlah fisiknya tetap, tidak bertambah.

 

Namun bila sudut pandang emas atau Dinar ini yang kita gunakan, maka pembandingnya yaitu uang kertas Rupiah atau uang kertas lainnya juga harus dilihat dari kacamata emas atau Dinar.  Dari ulasan saya sebelumnya tanggal 28 Feb ’09 dapat kita lihat bahwa sejak Januari 2000 sampai sekarang, rupiah telah mengalami penurunan nilai 83% dan Dollar mengalami penurunan nilai 71 % terhadap emas atau Dinar.

 

Untuk melihat masalah ini dari perspektif yang adil – yaitu dari dua sisi Rupiah dan Dinar , maka grafik diatas bisa membantu. Rupiah bila dilihat dari Dinar, nilainya terus turun. Sebaliknya Dinar bila dilihat dari Rupiah, nilainya terus naik.

 

Dari dua sudut pandang tersebut diataslah maka positioning Dinar diawal-awal penyebarannya oleh GeraiDinar kita bahasakan sebagai alat untuk Investasi dan Proteksi Nilai. Investasi adalah bila kita melihat Dinar dari kacamata Rupiah, sedangkan Proteksi Nilai apabila sudut pandang kita sudah menggunakan Dinar itu sendiri.

 

Kini positioning tersebut sudah tidak lagi terlalu kami tekankan, karena setelah Dinar menyebar luas di masyarakat – positioning Dinar akan secara otomatis namun bertahap menjadi  uang yang real lengkap dengan tiga fungsinya yaitu sebagai Alat Tukar (Medium of Exchange), sebagai Timbangan yang Adil atau Penentu Nilai/Harga (Unit of Account) dan sebagai Penyimpan Nilai (Store of Value).

 

Kalau toh Dinar dianggap sebagai investasi karena hasilnya yang jauh lebih tinggi dari Deposito dan jauh lebih stabil dibandingkan dengan saham, dulu Dinar saya posisikan hanya sebagai investasi nomor dua setelah usaha di sector riil yang berjalan dengan baik. Setelah kita bertambah tua, horizon  investasi kita harus mulai melihat lebih jauh lagi kedepan – tidak terbatas dengan apa yang bisa kita nikmati hasilnya di dunia, tetapi investasi kita juga harus menjadi bekal (Asset) dan bukan beban (Liability) kita di akhirat kelak.

 

Jadi investasi emas atau Dinar kini saya turunkan peringkatnya ke peringkat tiga saja setelah sector riil yang berjalan dengan baik di peringkat dua; peringkat pertamanya di duduki Infaq dan Shadaqah yang hasilnya bisa mencapai lebih dari 700 kali lipat,…J. Amin.