Article Categories

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Senin, 23 Oktober 2017

Harga Dinar per 6 jam

Harga Dinar

Harga Dinar
  • Harga Dinar Emas per Tue, 24 Oct 2017 06:30:00 +0700 Jual Rp. 2,174,183 Beli Rp. 2,087,216

  • Harga Dinar Emas per Tue, 24 Oct 2017 00:30:00 +0700 Jual Rp. 2,169,652 Beli Rp. 2,082,866

  • Harga Dinar Emas per Mon, 23 Oct 2017 18:30:00 +0700 Jual Rp. 2,163,080 Beli Rp. 2,076,557

  • Harga Dinar Emas per Mon, 23 Oct 2017 12:30:00 +0700 Jual Rp. 2,162,191 Beli Rp. 2,075,703

  • Harga Dinar Emas per Mon, 23 Oct 2017 06:30:00 +0700 Jual Rp. 2,162,632 Beli Rp. 2,076,127

Entrepreneurship

Peperduur

Secara harfiah peperduur artinya lada mahal, tetapi dalam idiom bahasa Belanda digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang amat sangat mahal. Sejarahnya bisa ditebak, karena dahulu ketika Belanda membangun negerinya di abad 17-an – sesuatu yang sangat mahal itu bisa dibiayai dari lada. Saat itu lada bisa menjadi collateral atau jaminan dan bahkan menjadi alat tukar seperti uang pada umumnya. Sesuatu yang sangat mahal itu dahulu kita tidak relakan diambil oleh penjajah, ironinya ketika kita merdeka – malah tidak menghargainya.

Read more...

Selamat Datang Generasi Petani Tangguh

Sejak tamat kuliah pertanian tahun 1985, saya belum pernah seoptimis sekarang dalam menyikapi dunia pertanian di negeri ini. Pemicunya-nya adalah respond yang luar biasa dari sarjana-sarjana lulusan terbaik negeri ini, yang melamar untuk bergabung dalam program Agripreneur Apprenticeship Program (APP) yang di-launched oleh Indonesia Startup Center dua hari lalu. Respond ini tidak biasanya bila kita mencari tenaga-tenaga pertanian.

Read more...

Peluang Di Circular Economy

Dua abad terakhir perekonomian dunia tumbuh sangat pesat, namun juga diiringi oleh pengurasan sumber daya alam dengan laju yang kurang lebih sama. Dampaknya dunia bukan hanya akan kehabisan resources untuk generasi mendatang, yang seharusnya renewable seperti udara dan air-pun ikut rusak. Linear economy yang mendominasi dunia saat ini harus segera diakhiri karena membahayakan sustainability dunia itu sendiri, lantas apa penggantinya ?

Read more...

Career 2.0 Start Earlier

Ada paradox di dunia pekerjaan dan karir, sangat sedikit fresh graduate yang mau terjun ke dunia pertanian – termasuk sarjana pertanian sekalipun. Tetapi ketika orang sampai di puncak kesuksesannya, menjadi presiden sekalipun – bila ditanya mau apa setelah pensiun – mayoritasnya pingin jadi petani ! Karena petani hanya menjadi pekerjaan klangenan – lifestyle, maka sangat sedikit petani pasca pensiun yang sukses – lha wong bertani se-umur-umur saja susah untuk sukses, apalagi hanya menjadi klangenan.

Read more...

Kebangkitan Cengkeh

Dahulu bangsa barat menempuh perjalanan yang sangat jauh ke Nusantara dan kemudian menjajahnya karena melihat sesuatu yang sangat berharga di negeri ini, yaitu antara lain cengkeh dan lada. Ironinya ketika berabad-abad kemudian negeri ini merdeka, komoditi yang sangat berharga ini malah tidak menjadi andalan kita. Negara-negara Eropa kini memvisikan Bioeconomy 2030, sumber daya hayati akan kembali menjadi buruan mereka. Agar kita tidak kembali ‘terjajah’ secara ekonomi, maka sumber daya hayati itu harus kita sendiri yang menguasainya. Kita harus memimpin kebangkitan sumberdaya hayati ini, dan salah satu titik awalnya juga rempah-rempah, yaitu cengkeh !

Read more...