Happy Farmers

Gerai Dinar

Sumber Daya Bebas Bea Untuk Pendidikan, Pelatihan dan Pendampingan Usaha dan Kewirausahaan.
Selasa, 19 November 2019

Happy Farmers

Kekhawatiran akan adanya loss generation di dunia pertanian karena hilangnya minat generasi muda untuk bertani, mulai kami lihat ada solusinya. Exercise perdana kami untuk melakukan  skills transfer melalui workshop 2 hari akhir pekan lalu di bidang Integrated Organic Farming – alhamdulillah mendapatkan respon yang melimpah dari perbagai kalangan. Ini menunjukkan bahwa minat untuk bertani itu sebenarnya masih  kuat di negeri ini, tinggal menjawab berbagai tantangan berikutnya yang membentang di depan mata.

 

 

Bahwa minat bertani itu masih melimpah dapat kami saksikan dari latar belakang peserta workshop yang sangat bervariasi, mulai dari sarjana baru lulus sampai eksekutif senior, mulai dari dosen sampai pengusaha properti,  dari birokrat sampai pengelola dana social yang besar – mereka memadati arena workshop yang agak dipaksakan menampung peserta yang melebihi target.

 

Belajar bertani ternyata juga sangat menyenangkan bila dilandasi dengan niat yang benar untuk melaksanakan perintahNya memakmurkan bumi (QS 11:61), apalagi setelah dikaji ternyata ada petunjuk yang sangat detil tentang bagaimana bertani yang memakmurkan bumi ini di Al-Qur’an.

 

Apa yang oleh masyarakat internasional digandrungi sebagai Organic Farming, bahkan juga Integrated Organic Farming – ternyata di Al-Qur’an sudah memberikan ilmu detilnya lebih dari 1400 tahun lalu. Bertani sesuai Al-Qur’an pasti organic dan pasti integrated.

 

Bertani sesuai Al-Qur’an juga bukan hanya terkait dengan pangan, tetapi juga tentang energy dan tentu juga air (Food, Energy and Water – FEW). Bahkan lebih dari itu juga tentang keindahan, termasuk diantaranya wewangian yang menjadi salah satu kegemaran Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

Lebih dari sekedar workshop, IOF Workshop yang ditutup dengan rasa bahagia yang nampak dari wajah-wajah peserta – adalah awal dari sebuah pekerjaan besar untuk menindak lanjutinya kedepan. Workshop ini juga bagian dari pembentukan jaringan orang-orang yang memiliki minat dan visi yang sama – untuk mengembalikan kekuatan negeri ini di bidang pertanian.

 

Berbagai potensi yang dimiliki peserta dan panitia teridentifikasi meliputi ribuan hektar lahan yang siap digarap, baik untuk pangan, penggembalaan sampai  industri minyak atsiri. Dari Kalimantan sampai potensi lahan untuk Bazaar Organic yang insyaAllah akan dibuka di pusat kota Jakarta – Tanah Abang 02/04/2016 mendatang.

 

Dan potensi ini tidak berhenti pada peserta workshop saja – pembaca situs ini juga akan bisa terlibat pada project yang insyaAllah akan terwujud dari hasil workshop ini. Lambbank kemungkinan akan ada lahan yang luas untuk scale-upnya, KKP (Kepemilikan Lahan Produktif) akan muncul project-project barunya.

 

Dan yang terbaru adalah komunitas ini juga akan masuk industri minyak atsiri yang kekayaan terbesarnya sebenarnya ada di negeri ini. Integrasi antara akses pasar, skills dan modal yang terbangun melalui jaringan peserta dan pengelola workshop IOF ini plus para pembaca situs ini  insyaAllah akan bisa mewujudkannya.

 

Workshop seri  berikutnya insyaAllah akan diadakan di Startup Center - Depok dengan tema Urban Farming – A Green and Productive Lifestyle pada minggu ke 3 bulan April, sedangkan insight-nya dapat diikuti secara free dalam acara talk show di Bazaar Organic – Said Naum di Tanah Abang 02/04/2019. InsyaAllah.