Sungguh Menakjubkan Urusan Orang Mukmin....
Kali ini saya mau berbagi pandangan dalam menyikapi naik turunnya Dollar, Minyak dan Dinar – dari sudut pandang keIslaman.
Judul tulisan tersebut diatas saya ambil dari salah satu Hadits Rasulullah SAW dalam kitab Riyadhus Shalihin yang terjemahannya kurang lebih berbunyi :
Rasulullah SAW bersabda : “ Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin, sesungguhnya seluruh urusannnya baik baginya. Hal itu tidak akan dimiliki oleh seseorang, kecuali bagi seorang mukmin. Bila dia memperoleh kegembiraan, dia bersyukur dan itu adalah kebaikan baginya. Namun bila dia tertimpa penderitaan, dia sabar dan itu juga kebaikan baginya”. (HR. Muslim).
Diantara Sahabat Rasulullah SAW yang sangat menjiwai hadits tersebut bahkan mengibaratkan kegembiraan dan penderitaan itu adalah dua kuda, naik yang mana saja tidak masalah baginya. Di kala naik ‘kuda’ kegembiraan dia bersukur, sebaliknya dikala naik ‘kuda’ penderitaan dia bisa bersabar.
Nah apa kaitannya sikap syukur dan sabar tersebut dengan Dollar, Minyak dan Dinar ?.
Begini, untuk kepentingan seluruh umat saat ini – harga minyak yang rendah adalah baik. Kebutuhan kita semua akan lebih terjangkau bila harga minyak murah. Itulah sebabnya dalam tulisan saya dua hari lalu saya gembira melihat harga minyak ada kecenderungan turun; dan saat itu saya berharap penurunan ini akan berlangsung cukup lama. Kegembiraan saya melihat harga minyak turun insyaallah lebih tinggi dari ketidak sukaan saya melihat dollar perkasa, sayangnya dua hal ini terus berdampingan di pasar.
Sebaliknya hari-hari ini US Dollar terus melemah. Semalam US Dollar Index mengalami penurunan sampai 1.25%; bersamaan dengan itu harga minyak kembali naik menjadi US$ 106.12/ barrel. Bahkan situs perminyakan terkenal Oil-Price.Net mencantumkan 1 year forecast –nya pada angka US$ 137.96/barrel.
Kita tahu 1 barrel = 117.35 liter, artinya bahan minyak mentahnya saja harganya sudah = US$ 1.18/liter atau Rp 10,915/liter....Lantas pemerintah akan menghargai berapa untuk premium yang ada di pasar ?. Menyedihkan bukan...?.
Sebagai seorang muslim kita perlu tahu masalah-masalah ini agar kita bisa menyikapinya dengan benar dan syukur-syukur bisa menjadikannya sebagai lahan ibadah untuk bekal akhirat kelak.
Mumpung belum terjadi krisis energi yang mengerikan bersamaan dengan naiknya harga minyak, ayo mulai kita pikirkan bareng solusi energi alternatif yang bermanfaat bagi rakyat banyak. Sumber energi alternatif ini sangat banyak disediakan Allah dimuka bumi, dan pasti cukup sampai berakhirnya kehidupan di dunia. Salah satunya energi angin yang saya tulis di artikel tanggal 13/3/08.
Jadi insyaallah keprihatinan kita akan naiknya harga minyak; dapat menghasilkan amal ibadah baru bagi kita yaitu energi alternatif bagi seluruh umat sampai akhir zaman. Bagi pembaca yang kebetulan ada ilmu dan pengalaman khusus dibidang energi alternatif ini dapat membantu merealisasikan ide ini. Wallahu A’alm.
Judul tulisan tersebut diatas saya ambil dari salah satu Hadits Rasulullah SAW dalam kitab Riyadhus Shalihin yang terjemahannya kurang lebih berbunyi :
Rasulullah SAW bersabda : “ Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin, sesungguhnya seluruh urusannnya baik baginya. Hal itu tidak akan dimiliki oleh seseorang, kecuali bagi seorang mukmin. Bila dia memperoleh kegembiraan, dia bersyukur dan itu adalah kebaikan baginya. Namun bila dia tertimpa penderitaan, dia sabar dan itu juga kebaikan baginya”. (HR. Muslim).
Diantara Sahabat Rasulullah SAW yang sangat menjiwai hadits tersebut bahkan mengibaratkan kegembiraan dan penderitaan itu adalah dua kuda, naik yang mana saja tidak masalah baginya. Di kala naik ‘kuda’ kegembiraan dia bersukur, sebaliknya dikala naik ‘kuda’ penderitaan dia bisa bersabar.
Nah apa kaitannya sikap syukur dan sabar tersebut dengan Dollar, Minyak dan Dinar ?.
Begini, untuk kepentingan seluruh umat saat ini – harga minyak yang rendah adalah baik. Kebutuhan kita semua akan lebih terjangkau bila harga minyak murah. Itulah sebabnya dalam tulisan saya dua hari lalu saya gembira melihat harga minyak ada kecenderungan turun; dan saat itu saya berharap penurunan ini akan berlangsung cukup lama. Kegembiraan saya melihat harga minyak turun insyaallah lebih tinggi dari ketidak sukaan saya melihat dollar perkasa, sayangnya dua hal ini terus berdampingan di pasar.
Sebaliknya hari-hari ini US Dollar terus melemah. Semalam US Dollar Index mengalami penurunan sampai 1.25%; bersamaan dengan itu harga minyak kembali naik menjadi US$ 106.12/ barrel. Bahkan situs perminyakan terkenal Oil-Price.Net mencantumkan 1 year forecast –nya pada angka US$ 137.96/barrel.
Kita tahu 1 barrel = 117.35 liter, artinya bahan minyak mentahnya saja harganya sudah = US$ 1.18/liter atau Rp 10,915/liter....Lantas pemerintah akan menghargai berapa untuk premium yang ada di pasar ?. Menyedihkan bukan...?.
Sebagai seorang muslim kita perlu tahu masalah-masalah ini agar kita bisa menyikapinya dengan benar dan syukur-syukur bisa menjadikannya sebagai lahan ibadah untuk bekal akhirat kelak.
Mumpung belum terjadi krisis energi yang mengerikan bersamaan dengan naiknya harga minyak, ayo mulai kita pikirkan bareng solusi energi alternatif yang bermanfaat bagi rakyat banyak. Sumber energi alternatif ini sangat banyak disediakan Allah dimuka bumi, dan pasti cukup sampai berakhirnya kehidupan di dunia. Salah satunya energi angin yang saya tulis di artikel tanggal 13/3/08.
Jadi insyaallah keprihatinan kita akan naiknya harga minyak; dapat menghasilkan amal ibadah baru bagi kita yaitu energi alternatif bagi seluruh umat sampai akhir zaman. Bagi pembaca yang kebetulan ada ilmu dan pengalaman khusus dibidang energi alternatif ini dapat membantu merealisasikan ide ini. Wallahu A’alm.
Labels: energy alternatif, sabar, syukur














