24 hours international gold price to understand gold Dinar price trend
Current Gold & Silver Price to Calculate Dinar and Dirham Price
Harga Dinar emas Sekarang - Current Gold Dinar Price ENGLISH VERSION

Dinar Islam adalah Emas 22 Karat seberat 4.25 gram.

Dirham Islam adalah Perak Murni seberat 2.975 gram.
Harga Dinar Sebulan Terakhir - Gold Dinar Price in the Last 30 days Trend harga Dinar 1 bulan terakhir.

Mengenal Dinar dan Dirham Islam

Peluang Investasi Dengan Dinar Anda
Harga Dinar Islam 2 Bulan Terakhir - The Last 60 days gold Dinar Price Qirad/Mudharabah Untuk Dinar Anda

Trend harga Dinar 2 bulan terakhir.

Dinar di Kota-Kota Besar Indonesia

Wednesday, February 20, 2008

Fitrah Harga Emas, Selalu Naik Pada Saat Ada Krisis…

Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin lebih dari 900 tahun lalu telah menulis bahwa hanya emas dan perak-lah yang bisa jadi timbangan yang adil dalam bermuamalah. Nampaknya hal ini terbukti sekali lagi di pasar uang internasional dalam hari-hari ini.

Ketika krisis subprime mortgage di Amerika Serikat belum juga nampak ujung akhir penyelesaiannya; kemarin pasar uang internasional dikejutkan lagi dengan masalah baru; yaitu krisis di Credit Suisse yang harus me –write-down assetnya senilai US$ 2.85 milyar.

Yang menjadi masalah bukan hanya nilai investasi yang turun bagi pihak-pihak yang terkait saja dengan Credit Suisse yang terkena dampak write-down tersebut; melainkan seluruh pasar terganggu kepercayaannya terhadap pasar finansial global.

Betapa tidak, Credit Suisse yang bermarkas di Zurich – Swtitzerland ; selama ini selalu dipersepsikan pasar sebagai tempat investasi yang paling aman. Management Risiko-nya pun dipandang paling mumpuni di dunia perbankan Global. Tapi ternyata mereka keropos juga di dalam.

Pertanyaan berikutnya adalah apabila Credit Suisse yang menjadi rujukan perbankan global saja bisa keropos; apalagi dunia perbankan yang tidak ‘secanggih’ Credit Suisse dalam pengendalian Management Risiko-nya ?.

Pertanyaan-pertanyaan dan persepsi inilah yang sepanjang hari kemarin menghantui para pemain pasar.

Dan dampaknya mudah ditebak; ketika orang panik dan kehilangan pegangan – mereka akan mencari pegangan yang fitrah. Pegangan yang dipandang adil, yang nilainya tidak akan ikut hancur bersamaan dengan hancurnya investasi di Amerika, Swiss dan entah dimana lagi. Inilah investasi emas – investasi dan proteksi nilai dari jaman nenek moyang yang memang terbukti kehandalannya.

Dari kepanikan pasar ini harga emas menjulang tinggi kemarin, naik dari US$ 906.10 pada penutupan hari sebelumnya, menjadi US$ 929.00 pagi ini. Harga Dinar tentu saja mengikuti perkembangan ini; pagi ini Dinar di Gerai Dinar dihargai Rp 1,182,700. Naik lebih dari Rp 21 ribu dari harga sehari sebelumnya.

Karena dampak krisis tambahan dari Credit Suisse ini akan berakumulasi dengan berbagai krisis-krisis sebelumnya seperti Subprime Mortgage Default dan krisis energy di Afrika Selatan sebagai produser utama emas; ada baiknya kita mulai lebih serius mengembangkan Dinar ini sebagi alternatif investasi dan proteksi nilai. Dari berbagai response dari pembaca blog ini kebutuhan akan alternative investasi dan proteksi nilai ini nampak begitu nyata. Wallhu A’lam .

Labels: , , , , ,

Tuesday, February 5, 2008

Mengapa Harga Emas Bisa Turun ?

Allah menciptakan segala sesuatu sesuai ukurannya dan emas diciptakanNya secara terbatas. Di seluruh Dunia saat ini hanya ada sekitar 150,000 ton emas di permukaan bumi. Yang digali dari pertut bumi setiap tahun hanya menambah emas di permukaan bumi sekitar 1.5% per tahun – sesuai dengan laju pertumbuhan penduduk dunia.

Dengan keterbatasan emas tersebut, mengikuti hukum pasar supply & demand sudah seharusnya harga emas naik terus apabila diukur dengan uang kertas. Kenyataannya dalam jangka panjang memang demikian. Namun dalam jangka pendek, sebulan dua bulan, setahun dua tahun bisa saja harga emas turun.

Seluruh pemerintahan di dunia menggunakan ukuran uang kertas sebagai dasar penilaian kinerjanya. Kalau harga emas dibiarkan terus naik dan orang mulai mnggunakan emas sebagai rujukan nilai, maka nilai seluruh mata uang dunia akan kelihatan terus merosot dengan sangat serius. Inilah yang tidak dikehendaki oleh para penguasa dunia.

Lantas apa yang mereka lakukan ? dari waktu ke waktu pemerintahan di dunia menggunakan cadangan emasnya untuk mempengaruhi harga emas di pasar bebas. Namun karena emas ini benda riil yang harus diperoleh dari upaya riil, beda dengan uang kertas yang bisa mereka cetak kapan saja –berapa saja; maka kemampuan mereka mempengaruhi harga pasar ini makin lama makin melemah seiring dengan menurunnya cadangan emas mereka.

Cadangan Emas, Gold Reserve in Central BanksCoba perhatikan grafik disamping yang datanya saya olah dari data Gold Anti Trust Action Committee (GATA); cadangan emas yang dimiliki oleh seluruh Bank Sentral Di Dunia kalau dijumlahkan mengalami penurunan yang sangat significant dalam seperempat abad terakhir. Bukankah seharusnya naik karena penduduknya naik dan jumlah emas di permukaan bumi juga naik seiring pertambahan penduduk ? . Inilah jawababnnya; para Bank Sentral dunia tidak mampu menambah cadangan emasnya, dan bahkan mereka harus menggunakan cadangan yang ada untuk mempengaruhi harga emas di pasar bebas sehingga seolah-olah mata uang kertas mereka masih bernilai.

Ini bukan hanya sinyalemen saya, ada yang sudah sangat terbuka mengungkap hal ini yaitu GATA.

Minggu lalu muncul sebuah iklan besar di Wall Street Journal dengan judul “Anybody Seen Our Gold ?”. Iklan ini di sponsori oleh Gold Anti Trust Action Committee (GATA). Isi dari iklan panjang ini intinya ingin mengungkap berbagai kecurangan pemerintahan di seluruh dunia dalam mempermainkan harga emas. Berikut adalah terjemahan bebas dari beberapa point penting yang dimuat di iklan tersebut.

“Cadangan emas di Amerika Serikat sudah tidak lagi di audit secara penuh dan independent selama lebih dari setengah abad terakhir. Sekarang terdapat bukti bahwa cadangan emas tersebut, juga yang dimiliki oleh negara-negara barat, telah digunakan secara sembunyi-sembunyi untuk memanipulasi mata uang internasional, pasar komoditi, pasar saham dan pasar surat berharga.

Federal Reserve Chairman waktu itu – Alan Greenspan, mengaku di depan kongres Amerika Serikat 24/7/1998 bahwa Bank Central akan ‘meminjamkan’ emasnya untuk menambah jumlah emas apabila harga emas naik.

Dengan upaya menekan harga emas yang bagaimanapun, harga emas telah mencapai US$ 900/ounce; Apabila harga emas dibiarkan bebas mengikuti mekanisme pasar – maka harga emas bisa mencapai US$ 3000 – US$ 5,000 /ounce.

Tujuan dari manipulasi harga emas adalah untuk menyembunyikan kegagalan Dollar Amerika dan untuk mempertahankan kedudukan Dollar Amerika sebagai cadangan devisa bagi hampir seluruh negara.

Permainan harga emas oleh pemerintah akan membawa bencana bagi dunia, oleh karenanya harus dihentikan.”


Jadi berhati-hatilah kita semua, ada kekuatan yang sangat besar sedang bertarung di pasar dunia. Tetapi Allah Maha Besar, Cukuplah Allah Sebagai Pelindung dan Dialah Sebaik-baik Pelindung.

Labels: , , ,

Friday, January 11, 2008

Harga Dinar Sedang Menuju Angka Psikologis Berikutnya Rp 1,200,000 ?

Apabila kita lihat grafik-grafik harga Dinar 1 - 2 bulan terakhir seperti yang selalu saya sajikan di sidebar blog ini, nampaknya harga psikologis Dinar Rp 1,200,000 akan segera tercapai. Bayangkan, angka psikologis Rp 1,000,000/Dinar baru tercapai tanggal 27 Oktober 2007 lalu, kemudian angka Rp 1,100,000/Dinar tercapai 3 Januari 2008 - dan sekarang sudah menuju angka psikologis berikutnya Rp 1,200,000 - sesuatu yang sangat salah (seriously wrong) sedang terjadi di mata uang dunia.

Saya tidak bermaksud membuat masyarakat panik atau resah, sebaliknya saya sedang berusaha memberi tahu masyarakat agar tidak menjadi korban seperti yang terjadi tahun 97/98 ketika nilai kekayaan bangsa ini turun tinggal seperempatnya hanya dalam beberapa minggu. Ini juga bukan karena saya berdagang Dinar- saya hanya penulis buku/blog, ceramah dan membantu masyarakat yg ingin menerapkan tulisan saya, bahkan kalau ada orang lain yang menyediakan Dinar dalam skala besar saya akan senang - karena kebutuhan masyarakat akan Dinar untuk mengamankan assetnya ini sekarang belum terpenuhi.

Trend kenaikan harga Dinar/Emas ini juga diprediksi oleh Gold Price Organization, disini saya ambilkan grafik hasil analisa mereka sebagai berikut ;

Photobucket

Labels: , ,