Sekali Lagi Bukti Bahwa Emas/Dinar Bukan Hanya Sebagai Pelarian/Safe Haven...
Dua pekan terakhir dunia pasar modal/pasar uang diguncang oleh krisis yang oleh para ekonom mulai disetarakan dengan the Great Depression awal tahun 30-an. Hampir seluruh pasar dunia hancur minggu ini – kecuali Indonesia; untung kita di Indonesia punya tradisi libur lebaran yang panjang sehingga IHSG di Indonesia Stock Exchange untuk sementara masih ‘diselamatkan’ olehNya melalui hari libur lebaran ini.....
Memang akhirnya krisis global ini sedikit teratasi (sementara) setelah ‘DPR’-nya Amerika menyetujui upaya penyelamatan besar-besaran dengan bailout yang angkanya tidak pernah terbayang sebelumnya yaitu US$ 700 Milyar !. Inipun diragukan efektifitasnya oleh tidak sedikit pihak yang kompeten, di the House of Representative Amerika sendiri hampir 40 % anggotanya masih menolak giga bailout tersebut.
Pasar-pun nampaknya meragukan solusi ini, setelah sebelumnya semangat menyambut upaya penyelamatan tersebut – ternyata setelah palu persetujuan benar-benar diketuk – pasar justru ditutup melemah. Rupanya pasar melihat bailout US$ 700 milyar tersebut hanya sebagai ‘Solusi Daripada...’ ; Daripada Tidak Ada Solusi Sama Sekali...!
Kalau kita sebagai investor; lantas bagaimana sikap kita menghadapi krisis pasar yang meng-global semacam ini ?; tiga hal yang menurut saya bisa Anda pegang.
Pertama, pahamilah trend jangka panjang dari hasil investasi Anda – jangan tergoda oleh kinerja sesaat.
Kedua, kalau bisa investasi di sektor riil secara langsung – maka lakukanlah yang ini; bisnis sektor riil yang Anda kuasai dengan baik segala aspeknya memiliki kecenderungan survive yang lebih tinggi disamping memberikan kepuasan batin yang lebih baik.
Ketiga, kalau point kedua belum bisa Anda lakukan – maka emas atau Dinar dapat menjadi pilihan yang aman untuk investasi dan proteksi atas hasil jerih payah Anda.
Dua grafik disamping memberikan ilustrasi yang baik untuk poin pertama dan ketiga dari tiga prinsip tersebut diatas.
Grafik pertama saya ambil dari trend harga saham dunia yang terwakili oleh Dow Jones Industrial Average sejak awal tahun 2000 sampai akhir perdagangan Jum’at kemarin. Kemudian pada grafik tersebut saya plot-kan harga emas dunia tepat pada rentang waktu yang sama – datanya saya ambilkan dari Kitco. Anda bisa melihat perbandingannya dengan sangat jelas, investasi emas sembilan tahun terakhir jelas mengungguli investasi saham dunia.
Grafik kedua menunjukkan rasionya yang kita sebut Dow Gold Ratio (DGR) – yang indikatornya bisa Anda ikuti dalam salah satu panel di dashboard GeraiDinar ini secara real-time. DGR menunjukkan angka yang menukik tajam dari kisaran angka 38-an tahun 2000, menjadi hanya sekitar 12-an sekarang. Artinya dengan jumlah Dinar atau emas yang sama tahun 2000 , Anda bisa membeli rata-rata saham tiga kali lebih banyak sekarang – kalau Anda mau- tetapi saya tidak menganjurkannya.
Sekali lagi ini bukti statistik yang tidak terbantahkan; bahwa meskipun emas/Dinar juga lagi murah sekarang, emas/Dinar tetap menjadi investasi yang jauh lebih baik daripada saham dan berbagai produk turunannya. Wallahu A’lam.
Disclaimer :
Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.
Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.
Memang akhirnya krisis global ini sedikit teratasi (sementara) setelah ‘DPR’-nya Amerika menyetujui upaya penyelamatan besar-besaran dengan bailout yang angkanya tidak pernah terbayang sebelumnya yaitu US$ 700 Milyar !. Inipun diragukan efektifitasnya oleh tidak sedikit pihak yang kompeten, di the House of Representative Amerika sendiri hampir 40 % anggotanya masih menolak giga bailout tersebut.
Pasar-pun nampaknya meragukan solusi ini, setelah sebelumnya semangat menyambut upaya penyelamatan tersebut – ternyata setelah palu persetujuan benar-benar diketuk – pasar justru ditutup melemah. Rupanya pasar melihat bailout US$ 700 milyar tersebut hanya sebagai ‘Solusi Daripada...’ ; Daripada Tidak Ada Solusi Sama Sekali...!
Kalau kita sebagai investor; lantas bagaimana sikap kita menghadapi krisis pasar yang meng-global semacam ini ?; tiga hal yang menurut saya bisa Anda pegang.
Pertama, pahamilah trend jangka panjang dari hasil investasi Anda – jangan tergoda oleh kinerja sesaat.
Kedua, kalau bisa investasi di sektor riil secara langsung – maka lakukanlah yang ini; bisnis sektor riil yang Anda kuasai dengan baik segala aspeknya memiliki kecenderungan survive yang lebih tinggi disamping memberikan kepuasan batin yang lebih baik.
Ketiga, kalau point kedua belum bisa Anda lakukan – maka emas atau Dinar dapat menjadi pilihan yang aman untuk investasi dan proteksi atas hasil jerih payah Anda.
Dua grafik disamping memberikan ilustrasi yang baik untuk poin pertama dan ketiga dari tiga prinsip tersebut diatas.Grafik pertama saya ambil dari trend harga saham dunia yang terwakili oleh Dow Jones Industrial Average sejak awal tahun 2000 sampai akhir perdagangan Jum’at kemarin. Kemudian pada grafik tersebut saya plot-kan harga emas dunia tepat pada rentang waktu yang sama – datanya saya ambilkan dari Kitco. Anda bisa melihat perbandingannya dengan sangat jelas, investasi emas sembilan tahun terakhir jelas mengungguli investasi saham dunia.
Grafik kedua menunjukkan rasionya yang kita sebut Dow Gold Ratio (DGR) – yang indikatornya bisa Anda ikuti dalam salah satu panel di dashboard GeraiDinar ini secara real-time. DGR menunjukkan angka yang menukik tajam dari kisaran angka 38-an tahun 2000, menjadi hanya sekitar 12-an sekarang. Artinya dengan jumlah Dinar atau emas yang sama tahun 2000 , Anda bisa membeli rata-rata saham tiga kali lebih banyak sekarang – kalau Anda mau- tetapi saya tidak menganjurkannya.Sekali lagi ini bukti statistik yang tidak terbantahkan; bahwa meskipun emas/Dinar juga lagi murah sekarang, emas/Dinar tetap menjadi investasi yang jauh lebih baik daripada saham dan berbagai produk turunannya. Wallahu A’lam.
Disclaimer :
Meskipun seluruh tulisan dan analisa di blog ini adalah produk dari kajian yang hati-hati dan dari sumber-sumber yang umumnya dipercaya di dunia bisnis, pasar modal dan pasar uang; kami tidak bertanggung jawab atas kerugian dalam bentuk apapun yang ditimbulkan oleh penggunaan analisa dan tulisan di blog ini baik secara langsung maupun tidak langsung.
Menjadi tanggung jawab pembaca sendiri untuk melakukan kajian yang diperlukan dari sumber blog ini maupun sumber-sumber lainnya, sebelum mengambil keputusan-keputusan yang terkait dengan investasi emas, Dinar maupun investasi lainnya.
Labels: Dow Gold Ratio











0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home