Apa Yang Terjadi Dengan Harga Emas Pekan Lalu ?...
Menarik untuk disimak apa yang terjadi terhadap harga emas dunia pekan lalu. Kita tahu awal pekan harga dibuka pada kisaran US$ 928/troy oz, kemudian turun dikisaran US$ 920/troy oz dan akhirnya pada perdagangan Jum’at melompat ke kisaran angka US$ 964/troy oz atau mengalami kenaikan lebih dari 3.6 % dalam sepekan.
Apa yang sesungguhnya terjadi ?. Ada dua hal yang paling menonjol dalam mendongkrak harga emas pekan lalu.
Pertama adalah Faktor Iran yang sudah saya tulis pada tanggal 10 Juli 2008 lalu. Kedua adalah faktor krisis keuangan dalam negeri Amerika Serikat yang semakin memburuk. Kali ini saya akan bahas yang kedua.
Akhir pekan lalu kepercayaan dunia terhadap US$ merosot seiring dengan (terancam ) runtuhnya dua lembaga keuangan besar yang lebih dikenal dengan sebutan Fannie Mae dan Freddie Mac, dua lembaga yang selama ini memiliki atau menjamin sekitar separuh dari sekitar US$ 12 trilyun pasar mortgage.
Fannie Mae yang tahun ini genap berusia 70 tahun (lahir tahun 1938), sebenarnya adalah sebutan untuk memudahkan lidah dalam mengucapkan nama yang panjang The Federal National Mortgage Association (FNMA) (NYSE: FNM), jadi sama sekali bukan pemain baru dalam bidangnya.
Demikian pula dengan Freddie Mac, penyederhanaan nama untuk The Federal Home Loan Mortgage Corporation ("FHLMC") NYSE: FRE. Meskipun lahir belakangan, saat ini usianya juga sudah 38 tahun (lahir tahun 1970).
Keduanya di Amerika masuk kategori perusahaan yang di sponsori pemerintah federal atau government-sponsored enterprise (GSE). Jadi melihat usianya, pangsa pasar yang dikelolanya serta dukungan yang dimilikinya – dalam benak investor tentu perusahaan semacam ini seharusnya sangat aman dan tidak seharusnya runtuh.
Memang sampai hari Ahad kemarin – yang seharusnya hari libur – para petinggi the US Treasury dan the Federal Reserve nampaknya terus memutar otak untuk menyelamatkan kedua lembaga tersebut yang berarti juga menyelamatkan kepercayaan dunia pada stabilitas keuangan Amerika Serrikat. Ahad kemarin juga mereka mengumumkan pinjaman untuk menyelamatkan dua gajah yang lagi semaput tersebut.
Upaya penyelamatan ini tentu saja akan menimbulkan banyak sikap dari pelaku pasar dalam pekan ini.
Bagi yang optimis dengan ekonomi Amerika mungkin akan bisa menjustifikasi keseriusan pemerintah federal dalam menyelamatkan ekonomi Amerika. Sebaliknya bagi yang kritis akan bisa melihat bahwa krisis Fannie Mae dan Freddie Mac hanyalah puncak gunung es dari krisis yang lebih besar – yang belum muncul di permukaan.
Saya cenderung pada pendapat yang kedua, dan perlu diingat diluar masalah Fannie Mae dan Freddie Mac ini tidak kalah seriusnya adalah (potensi) krisis Iran. Jadi pasar akan terus berguncang keras – dan emas yang berarti juga Dinar adalah proteksi yang aman untuk situasi yanmg demikian. Wallahu A’lam.
Apa yang sesungguhnya terjadi ?. Ada dua hal yang paling menonjol dalam mendongkrak harga emas pekan lalu.
Pertama adalah Faktor Iran yang sudah saya tulis pada tanggal 10 Juli 2008 lalu. Kedua adalah faktor krisis keuangan dalam negeri Amerika Serikat yang semakin memburuk. Kali ini saya akan bahas yang kedua.
Akhir pekan lalu kepercayaan dunia terhadap US$ merosot seiring dengan (terancam ) runtuhnya dua lembaga keuangan besar yang lebih dikenal dengan sebutan Fannie Mae dan Freddie Mac, dua lembaga yang selama ini memiliki atau menjamin sekitar separuh dari sekitar US$ 12 trilyun pasar mortgage.
Fannie Mae yang tahun ini genap berusia 70 tahun (lahir tahun 1938), sebenarnya adalah sebutan untuk memudahkan lidah dalam mengucapkan nama yang panjang The Federal National Mortgage Association (FNMA) (NYSE: FNM), jadi sama sekali bukan pemain baru dalam bidangnya.
Demikian pula dengan Freddie Mac, penyederhanaan nama untuk The Federal Home Loan Mortgage Corporation ("FHLMC") NYSE: FRE. Meskipun lahir belakangan, saat ini usianya juga sudah 38 tahun (lahir tahun 1970).
Keduanya di Amerika masuk kategori perusahaan yang di sponsori pemerintah federal atau government-sponsored enterprise (GSE). Jadi melihat usianya, pangsa pasar yang dikelolanya serta dukungan yang dimilikinya – dalam benak investor tentu perusahaan semacam ini seharusnya sangat aman dan tidak seharusnya runtuh.
Memang sampai hari Ahad kemarin – yang seharusnya hari libur – para petinggi the US Treasury dan the Federal Reserve nampaknya terus memutar otak untuk menyelamatkan kedua lembaga tersebut yang berarti juga menyelamatkan kepercayaan dunia pada stabilitas keuangan Amerika Serrikat. Ahad kemarin juga mereka mengumumkan pinjaman untuk menyelamatkan dua gajah yang lagi semaput tersebut.
Upaya penyelamatan ini tentu saja akan menimbulkan banyak sikap dari pelaku pasar dalam pekan ini.
Bagi yang optimis dengan ekonomi Amerika mungkin akan bisa menjustifikasi keseriusan pemerintah federal dalam menyelamatkan ekonomi Amerika. Sebaliknya bagi yang kritis akan bisa melihat bahwa krisis Fannie Mae dan Freddie Mac hanyalah puncak gunung es dari krisis yang lebih besar – yang belum muncul di permukaan.
Saya cenderung pada pendapat yang kedua, dan perlu diingat diluar masalah Fannie Mae dan Freddie Mac ini tidak kalah seriusnya adalah (potensi) krisis Iran. Jadi pasar akan terus berguncang keras – dan emas yang berarti juga Dinar adalah proteksi yang aman untuk situasi yanmg demikian. Wallahu A’lam.
Labels: Fannie Mae, Freddie Mac











0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home