Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   17 - Mar - 2011 Jam 12 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,711,420 1,642,963
Dirham 24,000 23,040
Emas *
24 K 396,565 380,702
22 K 363,518 341,707
20 K 330,471 304,033
18 K 297,424 267,681
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Wednesday, July 9, 2008

9 Hal Yang Membuat Inflasi Bertahan...dan Satu Hal Yang Membuatnya Pergi Untuk Selamanya...

Ini untuk kesekian kalinya saya menulis tentang inflasi. Antara lain mulai dari tulisan-tulisan awal saya di blog ini seperti tulisan tanggal 12 Januari 2008 tentang “Inflasi yang Dhalim dan Naik Turunnya Harga yang Fitrah” ; tanggal 13 Januari 2008 tentang “Inflasi yang Menghanguskan Jerih Payah Kita...”; sampai tulisan akhir-akhir ini tanggal 13 Juni 2008 tentang “Perang Melawan Inflasi” dan tanggal 3 Juli 2008 dengan judul “Ketika Allah Berbicara Dengan Kita” .

Pesan dari seluruh tulisan-tulisan tersebut adalah senada yaitu inflasi itu buruk; karena inflasi menurunkan daya beli kita, menghanguskan nilai tabungan kita dan bahkan inflasi juga berjalan beriringan dengan bunga bank/ riba yang seharusnya sudah kita tinggalkan seluruhnya.

Sayangnya inflasi nampaknya belum akan menghilang dari negeri ini karena seluruh penyebabnya masih becokol di system perekonomian kita. Berikut adalah 9 hal dari sekian banyak hal yang menyebabkan inflasi akan tetap ada di negeri ini. Tulisan ini saya adopsi dari tulisan sejenis di situsnya Monty Guild, dengan beberapa perubahan yang saya pandang relevan untuk yang kita hadapi.

1) Ekspansi ekonomi yang tidak terencana dengan baik yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan barang dan jasa yang tidak diimbangi oleh ketersediaannya.

2) Ibarat penyakit, inflasi menggerogoti ekonomi secara perlahan tetapi pasti. pemerintah pada umumnya fokus pada hal-hal yang mendesak dan kurang fokus terhadap problem yang sifatnya menahun seperti inflasi ini. Baru menjadi perhatian serius setelah segala sesuatunya sangat terlambat – misalnya setelah terjadi hyper inflasi.

3) Subsidi pemerintah terhadap kebutuhan tertentu, misalnya bahan bakar minyak – maka akan terjadi lonjakan inflasi manakala subsidi tersebut dicabut. Dalam beberapa tahun kedepan rakyat Indonesia masih akan terus dikejutkan dengan lonjakan-lonjakan inflasi setiap saat pemerintah mengurangi subsidi bahan bakan minyak.

4) Tarif dan Pengendalian harga untuk komoditi tertentu; mirip dengan subsidi – maka inflasi akan melonjak sata penyesuian harga dilakukan.

5) Pertumbuhan permintaan komoditi secara global tidak dibarengi dengan pertumbuhan suplynya; mirip dengan poin 1) tetapi untuk komoditi yang kita berebut memperolehnya bersama dengan warga dunia lainnya seperti minyak, tepung terigu dlsb.

6) Infrastruktur transportasi yang buruk akan terus membayangi inflasi untuk berbagai daerah; mahalnya ongkos kirim barang dengan sangat mudah melonjakkan hara barang tersebut.

7) Kenaikan gaji pegawai; selalu menimbulkan inflasi di Indonesia bahkan sejak menjadi isu kenaikan gaji.

8) Uang yang dicetak terus seperti yang sering saya jelaskan di blog ini dengan formula MxV=PxQ ; Jumlah uang yang bertambah (M) namun tidak diputar dengan baik (V); tidak menghasilkan perumbuhan barang dan jasa (Q) – dampaknya harga (P) pasti naik.

9) Alat ukur yang bias sehingga kita selalu telat mendeteksi masalah. Mengukur nilai uang Rupiah kita dengan Dollar contohnya. Kita tidak sadar daya beli Rupiah kita turun karena kita membandingkannya dengan nilai tukar Dollar; dengan kacamata Dollar kita merasa lebih baik sekarang karena nilai tukar 1 Dollar ke Rupiah ‘hanya’; Rp 9,200 padahal waktu krisis 10 tahun lalu nilai tukar Dollar pernah mencapai Rp 16,000 – jadi apakah sekarang lebih baik ?. Tidak juga, karena Dollar-nya sendiri mengalami penyusutan lebih dari 60% terhadap emas selama 6 tahun terakhir saja.

Dengan adanya setidaknya sembilan masalah tersebut; inflasi nampaknya memang tidak akan mudah menghilang dari negeri ini sejauh yang bisa kita lihat dengan kacamata uang kertas Rupiah.

Tetapi tidak berarti tanpa solusi; mengatasi inflasi hanya masalah kemauan sebenarnya. Kalau kita mau saja menggunakan uang Dinar – maka insyaallah inflasi akan otomatis menghilang. Sulitkah ini ? – belum tentu sulit kalau kita mau berpikir out of the box.

Saya juga tidak mau reinvent the wheel dalam pemikiran mengganti uang kertas dengan Dinar dan Dirham. Ada yang sudah memikirknnya dengan cukup mendalam meskipun disampaikannya dengan jenaka, tinggal kita sempurnakan saja agar pas untuk kita. Pemikiran yang tidak biasa ini dapat Anda baca di kutipan buku saya yang saya sajikan di blog lama saya akhir tahun lalu tentang Pidato Presiden Amerika Serikat Untuk Pembubaran Dollar . Siapa thu bermanfaat. Wallhu A’lam.

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home