Gold Dinar to
Buy Dinar etc.
 
Daftar Harga Gerai Dinar
   17 - Mar - 2011 Jam 12 : 30  
  (Rupiah/Unit)
Item Jual Beli
Dinar/Dirham
Dinar 1,711,420 1,642,963
Dirham 24,000 23,040
Emas *
24 K 396,565 380,702
22 K 363,518 341,707
20 K 330,471 304,033
18 K 297,424 267,681
   
*Diluar Biaya Cetak

Catatan:
1. Penjelasan Harga Emas/Dinar di Gerai Dinar

2. Jam Transaksi : 07:00 - 17:00 BBWI (Kecuali Hari Libur)

GoldCheck; Emas Pro Pastikan dan Produktifkan

Sunday, April 6, 2008

Satu Lagi Bukti Kebesaran Islam dari Khasanah Keuangan...

Kemarin saya mendapatkan kiriman yang menarik dari saudara saya keluarga Muslim yang sangat taat diluar negeri, berupa dua artikel dari BBC News London dan
The Local dari Swedia.

Dua artikel tersebut memberitakan penemuan besar yang diumumkan oleh para arkeolog Swedia, yaitu berupa sejumlah besar koin perak yang bertuliskan Arab. Kumpulan koin ini diyakini ditimbun oleh bangsa Viking sekitar tahun 850-an Masehi.

Dirham Finding in SwedenMeskipun aspek ke-Islaman-nya tidak diungkap sama sekali oleh kedua pemberitaan tersebut, dari gambar disamping sangat jelas apa yang tertulis di koin-koin tersebut yaitu kalimat tauhid – La Ilaha Illa Allah.

Dari sejarah Islam kita tahu bahwa uang Dirham dicetak dengan tulisan Arab pertama kali pada tahun ke 8 dari pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab (tahun 20 H atau sekjitar tahun 640 M). Lebih setengah Abad kemudian pada zaman Khalifah Abdul Malik bin Marwan (77 H atau sekitar 694 Masehi), Dinar juga dicetak dengan teks Islam menggunakan khath Arab Kufi, dan sejak saat itulah Dinar zaman Byzantium ditinggalkan.

Bersamaan dengan diperkenalkannya uang Islam – Dinar dengan kalimat Islam; Bahasa Arab juga menjadi bahasa dunia saat itu berdampingan dengan bahasa Yunani dan Persia. Puncaknya Islam mencapai jangakuan wilayah terluasnya juga terjadi pada zaman-zaman itu, tepatnya sekitar setengah abad berikutnya.

Kalau benar bangsa Viking menimbun Dirham yang ditemukan tersebut pada pertengahan abad 9; maka kemungkinan besar Dirham tersebut berasal dari kejayaan Kekhalifaah Islam abad itu yang diawali oleh Harun al-Rasyid kemudian dilanjutkan oleh Ma'mun Ar-Rasyid dan khalifah-khalifah sesudahnya. Zaman itulah Islam antara lain mencapai zaman keemasan kembali – The Golden Age of Islam - sesudah zaman nabi dan Khalifah ur Rasyidin.

Penemuan ini sangat tepat waktunya - Allah Maha Besar dan Dia-lah sebaik-baik pembuat skenario; ditengah kekacauan system keuangan Dunia ; ditunjukkan oleh Allah bahwa (Dinar & Dirham) inilah system keuangan yang tidak rusak oleh waktu. Ditengah Islam dipojokkan dimana-mana oleh dunia barat, ditunjukkanlah ke mereka bahwa mereka perlu belajar dari Islam sebagaimana mereka lakukan lebih dari seribu tahun lalu.

Dari penemuan ini pula kita bisa belajar, bahwa kejayaan Islam itu komprehensif; tidak hanya satu aspek kehidupan – tetapi menyeluruh dari seluruh system kehidupan di masyarakat. Bangunan Islam akan terbangun tegak kembali apabila seluruh batu batanya telah siap di posisi masing-masing. Batu bata politik, sama pentingnya – tetapi tidak lebih penting - dari batu-bata ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah berkelanjutan dan lain sebagainya – dan sebaliknya.

Kita semua berkesempatan untuk menjadi batu bata terbaik untuk bangunan Islam itu - dari bidang kita masing-masing. Fastabikhul Khairat...

Labels: , , , ,

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home