Sekali Lagi Dinar Turun Lebih dari Rp 20,000 ...!
Prediksi Fraklin Sanders yang saya quote kemarin ternyata benar bahwa awal minggu ini harga emas dunia turun, bahkan cukup drastis dari US$ 880 / troy oz kakhir pekan lalu ke US$ 866 /troy oz pagi ini.
Dampak dari penurunan harga emas dunia ini tentu harga Dinar juga turun cukup significant. Apabila kemarin siang sempat naik sedikit ke angka Rp 1,161,600,- maka harga Dinar pagi ini di Gerai Dinar kita turunkan lebih dari Rp 20,000 menjadi Rp 1,141,000. per Dinar. Di tempat lain bisa saja harga ini berbeda karena strategi dan komponen pembentuk harganya yang bisa berbeda.
Saya mencoba memahami mengapa harga Emas kemarin begitu jatuh terhadap US$, dari sekian banyak penjelasan yang bisa saya peroleh - kembali menambah keyakinan saya bahwa bukan emasnya yang bermasalah - karena daya beli emas akan selalu stabil sepanjang zaman; tetapi US$-nya yang hari -hari ini lagi baik.
Penjelasan ini datang dari analis Reuters yaitu Veronica Brown yang intinya menjelaskan bahwa hari-hari ini US$ lagi perkasa. Euro misalnya turun 1.1 % terhadap Dollar Senin kemarin.
Banyak investor yang menjual emasnya untuk mengamankan keuntungan dari kenaikan harga emas yang bertubi-tubi beberapa minggu sebelumnya. Bahkan penjualan portfolio emas dari para investor juga dipakai untuk menutupi kerugian dari investasi lainnya seperti saham yang lagi mengalami penurunan.
Lalu akan kemana harga Dinar minggu ini ? apakah baik untuk membeli sekarang ? atau baik untuk menjualnya karena harga bisa turun lagi ?.
Bagi kita bukan masalah harga ini ketika mau menjual atau membeli Dinar, kita tidak berspekulasi dengan harga emas Dunia. Naik turunnya harga emas dunia berusaha kita pahami tetapi tidak menjadi bahan untuk kita berspekulasi.
Kapan saja kita putuskan untuk berhijrah dari mata uang fiat yang tidak adil ke mata uang yang adil yaitu Dinar dan Dirham, maka keputusan tersebut selalu benar - baik pada saat harga Dinar tinggi maupun harga lagi rendah seperti sekarang. Wallahu A'lam bi Showab.
Dampak dari penurunan harga emas dunia ini tentu harga Dinar juga turun cukup significant. Apabila kemarin siang sempat naik sedikit ke angka Rp 1,161,600,- maka harga Dinar pagi ini di Gerai Dinar kita turunkan lebih dari Rp 20,000 menjadi Rp 1,141,000. per Dinar. Di tempat lain bisa saja harga ini berbeda karena strategi dan komponen pembentuk harganya yang bisa berbeda.
Saya mencoba memahami mengapa harga Emas kemarin begitu jatuh terhadap US$, dari sekian banyak penjelasan yang bisa saya peroleh - kembali menambah keyakinan saya bahwa bukan emasnya yang bermasalah - karena daya beli emas akan selalu stabil sepanjang zaman; tetapi US$-nya yang hari -hari ini lagi baik.
Penjelasan ini datang dari analis Reuters yaitu Veronica Brown yang intinya menjelaskan bahwa hari-hari ini US$ lagi perkasa. Euro misalnya turun 1.1 % terhadap Dollar Senin kemarin.
Banyak investor yang menjual emasnya untuk mengamankan keuntungan dari kenaikan harga emas yang bertubi-tubi beberapa minggu sebelumnya. Bahkan penjualan portfolio emas dari para investor juga dipakai untuk menutupi kerugian dari investasi lainnya seperti saham yang lagi mengalami penurunan.
Lalu akan kemana harga Dinar minggu ini ? apakah baik untuk membeli sekarang ? atau baik untuk menjualnya karena harga bisa turun lagi ?.
Bagi kita bukan masalah harga ini ketika mau menjual atau membeli Dinar, kita tidak berspekulasi dengan harga emas Dunia. Naik turunnya harga emas dunia berusaha kita pahami tetapi tidak menjadi bahan untuk kita berspekulasi.
Kapan saja kita putuskan untuk berhijrah dari mata uang fiat yang tidak adil ke mata uang yang adil yaitu Dinar dan Dirham, maka keputusan tersebut selalu benar - baik pada saat harga Dinar tinggi maupun harga lagi rendah seperti sekarang. Wallahu A'lam bi Showab.











0 Comments:
Post a Comment
Links to this post:
Create a Link
<< Home